Universitas Abdurachman Saleh Situbondo (UNARS) menyelenggarakan kegiatan Pembekalan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Bakti Kampus dan KKN Tematik Desa Semester Ganjil Tahun Akademik 2026/2027, Kamis (1/10/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari persiapan mahasiswa sebelum melaksanakan KKN sekaligus sebagai penguatan komitmen mahasiswa untuk memberikan kontribusi nyata melalui pengabdian. Kegiatan pembekalan dibuka secara resmi oleh Rektor Universitas Abdurachman Saleh Situbondo.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Pembina Yayasan Pendidikan Abdurachman Saleh Situbondo, Sekretaris Yayasan, jajaran Rektorat, Dekan di Lingkungan UNARS, serta Dosen Pembimbing Lapangan (DPL).
Pada semester ini, KKN UNARS mengusung dua bentuk pengabdian dengan fokus yang berbeda. KKN Bakti Kampusmengangkat tema: “Abdikan Diri Membangun Kampus UNARS melalui KKN Bakti Kampus”. Melalui tema tersebut, mahasiswa diarahkan untuk berkontribusi secara langsung dalam mendukung berbagai kegiatan dan pengembangan lingkungan kampus. KKN Bakti Kampus diharapkan dapat menumbuhkan kepedulian, rasa memiliki, tanggung jawab, serta semangat mahasiswa dalam memberikan kontribusi bagi kemajuan UNARS. Sementara itu, KKN Tematik Desa mengusung tema: “KKN Berdampak: Membentuk Keluarga Teladan, Menggerakkan Kewirausahaan, dan Mewujudkan Generasi Emas”.
Tema tersebut menegaskan arah KKN Tematik Desa sebagai bentuk pengabdian yang tidak hanya berorientasi pada pelaksanaan program, tetapi juga pada terciptanya dampak nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat desa. Dalam kegiatan pembekalan, mahasiswa juga mendapatkan materi dari Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AK2KB) serta Jasa Raharja Putra. Kehadiran kedua pemateri tersebut memberikan penguatan pengetahuan bagi mahasiswa terkait pelaksanaan KKN di lapangan, khususnya dalam aspek pemberdayaan keluarga dan masyarakat serta pemahaman mengenai perlindungan dan keselamatan selama menjalankan kegiatan KKN.
Mahasiswa diharapkan mampu berkolaborasi dengan masyarakat dalam mengembangkan potensi desa, memperkuat ketahanan dan peran keluarga, mendorong kewirausahaan, serta mendukung terbentuknya generasi yang berkualitas. Dalam kegiatan pembekalan, mahasiswa mendapatkan pengarahan dan pemahaman mengenai berbagai hal yang berkaitan dengan pelaksanaan KKN, mulai dari etika bermasyarakat, penyusunan dan pelaksanaan program kerja, koordinasi dengan berbagai pihak, hingga pentingnya menjaga nama baik almamater selama berada di lokasi KKN. Kehadiran Dosen Pembimbing Lapangan juga menjadi bagian penting dalam pelaksanaan KKN.
DPL akan mendampingi mahasiswa dalam merancang, melaksanakan, memantau, dan mengevaluasi program agar kegiatan pengabdian dapat berjalan secara terarah serta memberikan manfaat bagi kampus maupun masyarakat. Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan, membangun kepedulian sosial, serta mengembangkan kemampuan berkolaborasi dalam menjawab berbagai kebutuhan di lingkungan kampus dan masyarakat.
