LATAR BELAKANG SOSIOLOGIS INTEGRASI AGAMA DAN SAINS DALAM PERSPEKTIF PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (PAI)
Abstract
Penelitian ini mengeksplorasi dekonstruksi sosiologis terhadap dikotomi keilmuan dalam Pendidikan Agama Islam (PAI) yang berakar pada hegemoni kolonial dan kekerasan simbolik. Dikotomi ini memisahkan nalar wahyu dari nalar sains, sehingga memicu fragmentasi identitas dan dualisme kognitif pada peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan akar sosiologis pemisahan tersebut dan menawarkan paradigma integratif-interkonektif sebagai solusi. Menggunakan metode kualitatif melalui studi kepustakaan dengan analisis wacana kritis, penelitian ini mengkaji pemikiran Ian G. Barbour, Amin Abdullah, dan Kuntowijoyo. Temuan penelitian menunjukkan bahwa pemisahan ilmu "sakral" dan "profan" merupakan konstruksi kolonial untuk memarginalkan peran agama. Kesimpulan penelitian menegaskan bahwa integrasi agama dan sains melalui proses pengilmuan Islam adalah kebutuhan mendesak guna menjaga relevansi PAI di era disrupsi digital. Implikasinya menuntut rekonstruksi kurikulum secara radikal dan transformasi guru PAI menjadi mujtahid pendidikan yang mampu menjembatani teks suci dengan realitas empiris. Integrasi ini memastikan generasi mendatang memiliki kompetensi intelektual sekaligus kedalaman spiritual dalam menjawab tantangan etika kontemporer seperti perubahan iklim dan kecerdasan buatan
Downloads
References
Aulia, H., Anwar, A., & Hadi, K. (2022). Nilai Integrasi Islam dan Sains di Lembaga Pendidikan Islam di Indonesia: Sekolah Islam Terpadu, Madrasah, dan Pesantren. Tafhim Al-'Ilmi, 14(1), 110–125.
Fitri, A., Fitriani, D., & Putri, G. S. (2024). Integrasi Ilmu Pengetahuan dan Agama sebagai Islamisasi Ilmu Pengetahuan dalam Sistem Pendidikan di Sekolah. Jurnal Basicedu, 8(2), 1224–1234.
Hajita, M. (2024). Paradigma Integrasi Agama dan Sains dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Ta'lim: Jurnal Studi Pendidikan Islam, 7(2), 265–289.
Handayani, S. (2025). Konsep Integrasi Pendidikan Islam dan Literasi Sains sebagai Jawaban Krisis Nilai Abad 21. Al-Hikmah: Jurnal Agama dan Ilmu Pengetahuan, 22(2), 313–322.
Harahap, F. D. S., Arbi, A., & Yusrianto, E. (2025). Integrasi Sains dan Islam dalam Pendidikan Islam: Model, Tantangan, dan Implementasi di Madrasah dan Pesantren. Kutubkhanah, 25(1), 1–12.
Hasni, F., & Kambali, K. (2023). Studi Islam dalam Pendekatan Sosiologi. Jurnal Sosial dan Sains, 3(6), 584–593.
Hidayat, F. (2015). Pengembangan Paradigma Integrasi Ilmu: Harmonisasi Islam dan Sains dalam Pendidikan. Jurnal Pendidikan Islam, 4(2), 299–318.
Irsahwandi, M., & Anas, N. (2024). Pengembangan Perangkat Pembelajaran Model Integrasi Pendidikan Agama Islam dan Sains di Sekolah Menengah Pertama. Didaktika: Jurnal Kependidikan, 13(3), 3303–3312.
Mulasi, S., Walidin, W., & Silahuddin, S. (2023). Konsep Sosiologis dalam Pendidikan Perspektif Ibn Khaldun: Suatu Analisis Psikopedagogik. At-Ta'dib: Jurnal Ilmiah Prodi Pendidikan Agama Islam, 15(2), 207–219.
Muslih, M. (2022). Integrasi Ilmu dan Agama menurut Syed Muhammad Naquib Al-Attas dan Ian G. Barbour. Jurnal Penelitian Medan Agama, 13(1), 20–25.
Saumantri, T. (2022). Integrasi Teori Sosiologi dalam Analisis Studi Islam: Sebuah Pendekatan Interdisipliner. Jurnal Kajian Islam Interdisipliner, 9(2), 127–156.
Sobirin, M. T. A., & Salam, A. (2025). Integrasi Agama dan Sains di PTKIN: UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. AL-Ikhtiar: Jurnal Studi Islam, 3(1), 327–339.
Utomo, N. D. L., Nurhamidah, N., Jannah, A. Z., Nabila, A. K., & Mualimin, M. (2024). Peran Sosiologi Pendidikan Islam dalam Membentuk Karakter Peserta Didik: Tinjauan Literatur Review. Reflection: Islamic Education Journal, 1(4), 154–167.
Yenida, E., & Bakar, A. (2025). Proses Terbentuknya Integrasi PAI dan Sains. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(2), 221–230.








