Strategi Guru Pancasila Dalam Meningkatkan Etika Penggunaan Teknologi Digital Pada Siswa Smk Negeri 1 Banjarmasin

  • Neha Sapitri Universitas Lambung Mangkurat
  • Rabiatul Adawiah Universitas Lambung Mangkurat

Abstract

Fenomena yang terjadi  pada siswa SMK Negeri 1 Banjarmasin mereka sering bermain hp medsos kurang memahami cara bermedsos yang baik sehingga muncul  caci maki, penghinaan, atau membully dan merendahkan orang lain sehingga menyakitkan orang lain saat berkomentar.  Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi guru Pancasila dan kendala yang dihadapi guru Pancasila dalam meningkatkan etika penggunaan teknologi digital pada siswa SMK Negeri 1 Banjarmasin. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Responden penelitian ini adalah guru dan siswa. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Teknik pengambilan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Analisis data menggunakan Pendekatan induktif adalah metode paling umum dalam penelitian kualitatif.  Hasil penelitian pertama bahwa strategi guru Pendidikan Pancasila dalam meningkatkan etika penggunaan teknologi digital pada siswa SMK Negeri 1 Banjarmasin dengan cara menerapkan model P5 adalah kependekan dari Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila. Hal ini digunakan untuk menguatkan karakter dalam beretika bergital dalam menggunakan medsos yang kritis, kreatif, dan mampu menghasilkan karya atau aksi nyata. Kedua kendala yang dihadapi guru Pendidikan Pancasila dalam meningkatkan etika penggunaan teknologi digital kurang interaksi antara sekolah dan orangtua siswa dalam berkoodinasi mengawasi anak agar mereka tidak terjerumus dalam hal hal yang negatif.  Guru kurang mengetahuai tentang aplikasi digital sulit menjaga batasan etis saat berinteraksi dengan siswa di media sosial, yang berpotensi memicu bias personal maupun pelanggaran norma. Berdasarkan hasil penelitian bahwa maka disarankan dapat disosialikasikan kepada siswa melalui pengarahan cara bermedsos yang baik dalam semua aplikasi oleh sekolah agar dapat menyadari pentingnya beretika digital.

References

Achmadi, A. d. (2024). Peningkatan Hasil Belajar Pendidikan Pancasila Menggunakan Model Learning Cycle (LC) Berbantuan Media Wordwall. Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan, (1), 45– 48.
Ade, P. O. (2023). Metode Penelitian Kualitatif (Perspektif Bidang Ilmu Sosial). Jambi: PT. Sonpedia Publishing Indonesia.
Aprilia, U. N. (2025). Strategi Guru MI dalam Membentuk Etika Digital pada Peserta Didik di Era Media Sosial. Harmoni Pendidikan : Jurnal Ilmu Pendidikan didikan : Jurnal Ilmu Pendidikan, 34-46.
Desniyanti Desniyanti. (2025). The Role of Teachers in the Development of Digital Literacy. Journal of Education, 4(2), 538–552. https://doi.org/10.59175/pijed.v4i2.535.
Firmansyah, R. (2025). Etika Digital dan Pancasila: Sinergi Transformasi Pelajar melalui Proyek Inovasi Teknologi Digital. PANCASILA. Jurnal Keindonesiaan, Volume 5 Issue 1, April 2025, P. 34-47.
Nuzula, S. F. (2024). Penghayatan Simbolisme Nilai Pancasila Dan Kebhinekatunggalikaan Sebagai Penguatan Identitas Profil Pelajar Pancasila: Ekosistem SMP Negeri 24 Malang. Jurnal Integrasi Dan Harmoni Inov, 102-216.
Rohili, T. (2025:87). Peran Guru sebagai Role Model Digital: Strategi Penanaman Etika dan Tanggung Jawab Digital pada Generasi Z. Karakter : Jurnal Riset Ilmu Pendidikan Islam Volume. 2 Nomor. 4 November 2025, 149-162.
Rukajat, A. (2018). Pendekatan Penelitian Kuantitatif: Quantitative Research Approach. Yogyakarta: Deepublish.
Safitri, F. R. (2025:89). Literasi digital dalam dunia. Bandung: PT Sonpedia Publishing Indonesi.
Sari, D. A. R. P., Tegeh, I. M., & Pudjawan, K. (2020). Model Pembelajaran Value Clarification Technique Berbantuan Media Microsoft Powerpoint Untuk Meningkatkan Hasil Belajar PKn. Jurnal Edutech Undiksha, 8(2), 183. https://doi.org/10.23887/jeu.v8i2.29071
Sardiman, A.M, 2018. Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar. Jakarta: Rajawali. Pers.
Suprayitno, D., Iskandar, S., Dahurandi, K., Hendarto, T., & Rumambi, F. J. (2024). Public Policy In The Era Of Climate Change: Adapting Strategies For Sustainable Futures. Migration Letters, 21(S6), 945–958.
Turkle, S. (2019). Alone Together: Why We Expect More from Technology and Less from Each Other. New York: Basic Books.
Walters, M. G. (2025). A literature review: Digital citizenship and the elementary educator. International Journal of Technology in Education, 1–21.
Published
2026-08-31
How to Cite
SAPITRI, Neha; ADAWIAH, Rabiatul. Strategi Guru Pancasila Dalam Meningkatkan Etika Penggunaan Teknologi Digital Pada Siswa Smk Negeri 1 Banjarmasin. CENDEKIA PENDIDIKAN, [S.l.], v. 5, n. 3, p. 1053-1067, aug. 2026. ISSN 2964-0997. Available at: <https://unars.ac.id/ojs/index.php/cendekiapendidikan/article/view/8587>. Date accessed: 09 sep. 2026. doi: https://doi.org/10.36841/cendekiapendidikan.v5i3.8587.
Section
Articles