Pemanfaatan Interactive Flat Panel Berbantu Model Problem Based Learning Untuk Meningkatkan Keterampilan Menulis Teks Eksposisi Pada Siswa Kelas 6
Abstract
Keterampilan menulis menjadi salah satu kemampuan dasar yang sangat penting dalam literasi di tingkat sekolah dasar tetapi kendala utama dalam proses pembelajaran sering kali muncul akibat lemahnya pemahaman terhadap struktur teks eksposisi serta kurangnya penggunaan teknologi yang optimal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji dampak yang ditimbulkan oleh penggunaan media Interactive Flat Panel (IFP) yang digabungkan dengan model Problem Based Learning (PBL) terhadap kemampuan siswa dalam menulis teks eksposisi. Pendekatan kuantitatif eksperimental diterapkan dalam penelitian ini dengan mengadopsi desain One-Group Pretest-Posttest. Sebanyak 35 orang siswa kelas VI dari SD N Puspanegara 05 menjadi subjek yang terlibat di dalamnya. Data dikumpulkan melalui instrumen tes menulis yang mencakup pre-test dan post-test serta observasi terhadap aktivitas siswa dan wawancara. Peningkatan yang signifikan pada kemampuan menulis siswa berhasil diamati setelah perlakuan diberikan berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh. Rata-rata nilai yang dicapai kelas pada saat pre-test sebesar 62,5 berhasil ditingkatkan menjadi 84,2 setelah post-test dilaksanakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa IFP efektif dipakai untuk memvisualisasikan struktur teks secara interaktif sedangkan model PBL terbukti mendorong siswa berpikir kritis ketika menyusun argumen. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penggabungan antara teknologi digital berupa IFP dengan model pembelajaran inovatif seperti PBL mampu mendorong peningkatan mutu proses serta capaian belajar dalam menulis teks eksposisi secara nyata di jenjang sekolah dasar.
References
Hotimah, H. (2020). edukasi, 7(2), 5-11: Penerapan metode pembelajaran problem based learning dalam meningkatkan kemampuan bercerita pada siswa sekolah dasar. Jurnal
Fonna, M., & Nufus, H. (2024): Pengaruh penerapan Problem Based Learning (PBL) terhadap keterampilan abad 21. Ar-Riyadhiyyat: Journal of Mathematics Education, 5(1), 22-30.
Yarmi, G. (2014)Pendidikan, 28(1), 8-16: Meningkatkan kemampuan menulis kreatif siswa melalui pendekatan whole language dengan teknik menulis jurnal. Perspektif Ilmu Pendidikan, 28(1), 8-16.
Setiawan, A., & Luthfiyani, U. K. (2023): Penggunaan ChatGPT untuk pendidikan di era Education 4.0: Usulan inovasi meningkatkan keterampilan menulis. JURNAL PETISI (Pendidikan Teknologi Informasi), 4(1), 49-58
Wiyanto, A. (2004): Terampil Menulis Paragraf (Rev). Grasindo.
Qadaria, L., Rambe, K. B., Khairiah, W., Pulungan, R. M. I., & Zahratunnisa, E. (2023): Analisis faktor penyebab rendahnya keterampilan menulis belajar siswa SD kelas IV. Jurnal Bintang Pendidikan Indonesia, 1(3), 97-106.
Son'any, L. (2026): Pemanfaatan Interactive Flat Panel (IFP) Sebagai Wadah Investasi Masa Depan dengan Pendekatan Prospektif-Retrospektif di Lembaga Pendidikan Islam. DIKSI: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial, 7(1), 156-164.
Sulistyawan, G. D. (2025): PEMANFAATAN INTERACTIVE FLAT PANEL (IFP) SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF PADA MATA PELAJARAN IPAS. Jurnal Tumbuh Kembang Anak Usia Dini, 3(2), 75-79.
Irawati, I. (2020): Application of The Problem Based Learning (PBL) Learning Model Improves Students' Cooperation Attitude. In Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series (Vol. 3, No. 3, pp. 2209-2215).
Alamsyah. (2025): Integrasi Teknologi Interactive Flat Panel dalam Pembelajaran Abad 21. Jakarta: Pustaka Digital.
Sari, N. P., dkk. (2023): Keterampilan Menulis di Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Bahasa.
Nasihudin, N., & Hariyadin, H. (2021): Pengembangan keterampilan dalam pembelajaran. Jurnal Pendidikan Indonesia, 2(4), 733-743.
Syafril, M., & Zen, Z. (2019): Dasar-dasar ilmu pendidikan. Prenada Media
Kosasih, E. (2017). Jenis-Jenis Teks: Analisis Fungsi, Struktur, dan Kaidah Kebahasaan dalam Mata Pelajaran Bahasa Indonesia SMP/MTs. Bandung: Yrama Widya. (Sangat relevan untuk landasan teori struktur teks eksposisi)
Abidin, Y. (2016). Desain Sistem Pembelajaran dalam Konteks Kurikulum 2013. Bandung: Refika Aditama. (Membahas integrasi literasi dalam pembelajaran bahasa).
Ramadhani, R. (2021). Pemanfaatan Media Layar Sentuh dalam Meningkatkan Interaktivitas Belajar Siswa. Jurnal Inovasi Pendidikan Digital, 5(1), 45-53.
Hmelo-Silver, C. E. (2004). Problem-Based Learning: What and How Do Students Learn?. Educational Psychology Review, 16(3), 235-266. (Ini adalah referensi klasik untuk mendefinisikan mekanisme PBL).
Kennewell, S., & Beauchamp, G. (2016). The features of interactive whiteboards and their influence on learning. Learning, Media and Technology, 32(3), 227-241. (Sangat kuat untuk mendukung argumen kelebihan IFP dibanding papan tulis konvensional).
Mercer, N., & Littleton, K. (2007). Dialogue and the Development of Children's Thinking: A Sociocultural Approach. Routledge. (Mendukung teori interaksi sosial saat siswa menggunakan IFP secara berkelompok).
Graham, S., & Perin, D. (2007). Writing Next: Effective strategies to improve writing of adolescents in middle and high schools. Alliance for Excellent Education. (Menjelaskan mengapa strategi aktif seperti PBL sangat krusial dalam keterampilan menulis).
Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Pendidikan (Kuantitatif, Kualitatif, Kombinasi, R&D dan Penelitian Pendidikan). Bandung: Alfabeta. (Penting untuk memperkuat Bab III Anda).
Mayer, R. E. (2020). Multimedia Learning (3rd ed.). Cambridge University Press. (Sangat relevan untuk menjelaskan mengapa IFP/media visual membantu kognisi siswa dalam menulis).








