PENGARUH MODEL GAME BASED LEARNING (GBL) DAN MEDIA LADDER SNAKE TERHADAP ASPEK MOTORIK ANAK DI TAMAN KANAK-KANAK
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Model Game Based Learning (GBL) dan media Ladder Snake terhadap aspek motorik anak usia dini di Taman Kanak-kanak (TK). Latar belakang penelitian didasarkan pada temuan awal bahwa sebagian anak mengalami hambatan dalam perkembangan motorik kasar dan halus sehingga memerlukan intervensi pembelajaran yang lebih variatif dan terstruktur. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif kausal dengan metode penelitian populasi yang melibatkan seluruh siswa TK, berjumlah 45 anak. Instrumen pengumpulan data berupa tes dan observasi yang telah divalidasi menggunakan korelasi point biserial dan diuji reliabilitasnya menggunakan Alpha Cronbach. Analisis data dilakukan melalui uji normalitas, homogenitas, serta regresi linear sederhana dan berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Model GBL berpengaruh signifikan terhadap aspek motorik anak dengan nilai signifikansi 0,003 dan kontribusi 55,7%; (2) Media Ladder Snake berpengaruh signifikan dengan nilai signifikansi 0,002 dan kontribusi 64,3%; (3) Kombinasi GBL dan Ladder Snake juga memberikan pengaruh signifikan dengan nilai signifikansi 0,008 dan kontribusi 62,3%. Temuan ini menegaskan bahwa penggunaan media permainan terstruktur, khususnya Ladder Snake, merupakan strategi pembelajaran paling efektif dalam meningkatkan kemampuan motorik anak usia dini. Penelitian ini memberikan implikasi praktis bagi guru dalam mengembangkan pembelajaran berbasis permainan yang menyenangkan dan sesuai kebutuhan perkembangan anak.
Downloads
References
Gee, J. P. (2015). Unified discourse analysis: Language, reality, virtual worlds and video games. New York: Routledge.
Handayani, R., & Pratama, S. (2021). Komponen esensial dalam desain game based learning: Analisis struktur dan implementasi untuk optimalisasi pembelajaran digital. Jurnal Teknologi Pembelajaran dan Media Edukatif, 7(4), 234-251.
Handayani, R., & Setiawan, A. (2021). Model simulasi longitudinal perkembangan motorik anak usia dini dalam konteks pendidikan inklusif. Jurnal Simulasi dan Pemodelan Pendidikan, 8(3), 145-159.
Handayani, S., & Subakti, H. (2021). Stimulasi perkembangan motorik anak usia dini melalui aktivitas bermain terstruktur. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Nusantara, 7(2), 145-158.
Hidayati, N., & Prasetyo, A. (2022). Dokumentasi perkembangan koordinasi bilateral anak prasekolah melalui aktivitas bermain. Indonesian Journal of Child Development, 6(3), 89-102.
Prensky, M. (2010). Teaching digital natives: Partnering for real learning. Thousand Oaks, CA: Corwin Press.
Putri, A. R., & Kurniawati, L. (2021). Pengaruh media permainan edukatif terhadap perkembangan motorik anak usia dini. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(2), 134–145.
Rahmawati, S., & Kusuma, A. B. (2022). Prinsip-prinsip fundamental game based learning: Kajian teoretis dan implementasi praktis dalam pendidikan modern. Jurnal Inovasi Pembelajaran dan Teknologi Edukatif, 9(3), 178- 195.
Rahman, M. A., & Sari, D. P. (2022). Implementasi media pembelajaran berbasis permainan untuk mengoptimalkan perkembangan anak usia dini. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(4), 2845-2856.
Sabrina, B., & Nugroho, A. (2024). Pengembangan Media Pembelajaran Snake and Ladders Culture pada Materi Indonesiaku Kaya Budaya Kelas IV SD Negeri 3 Tambaksogra. Jurnal Online Edukasi, 1780-1790.
Santrock, J. W. (2018). Educational psychology (6th ed.). New York: McGraw-Hill Education.
Sari, D. P., & Nugroho, A. (2020). Game based learning dalam meningkatkan motivasi dan hasil belajar anak usia dini. Jurnal Pendidikan Anak, 9(1), 45–56.
Sari, L. M., & Wijayanti, D. (2023). Analisis komprehensif keuntungan implementasi game based learning dalam pendidikan: Studi multidimensional terhadap motivasi, engagement, dan outcomes pembelajaran. Jurnal Inovasi Pendidikan dan Teknologi Pembelajaran, 10(2), 167-184.
Sari, M. P., & Indrawati, F. (2023). Pengamatan perkembangan motorik halus anak usia dini melalui media manipulatif. Early Motor Development Journal, 7(1), 45-58. Wahyudi, N. G., & Jatun, J. (2024). Integrasi Teknologi dalam Pendidikan: Tantangan dan Peluang Pembelajaran Digital di Sekolah Dasar. Indonesian Research Journal on Education, 4(4), 444–451.
Sujiono, Y. N. (2013). Konsep dasar pendidikan anak usia dini. Jakarta: PT Indeks.
Wijaya, A., & Sari, D. P. (2021). Model game based learning dalam pendidikan: Konsep, implementasi, dan efektivitas terhadap motivasi belajar siswa. Jurnal Teknologi Pendidikan dan Pembelajaran, 8(2), 145-162.
Wulandari, D., & Setiawan, B. (2022). Dokumentasi transfer keterampilan motorik anak prasekolah dalam konteks pembelajaran bermain. Jurnal Observasi Perkembangan Anak, 11(4), 234-246.
Wulandari, F., & Purwanto, S. (2023). Optimalisasi perkembangan neuromotor anak melalui aktivitas bermain terstruktur di taman kanak-kanak. Early Childhood Research Journal, 8(1), 67-82.








