PENGEMBANGAN INSTRUMEN PENILAIAN BAHASA INDONESIA BERBANTUAN GENERATIVE ARTIFICIAL INTELLIGENCE (GenAI) UNTUK MENGUKUR KEMAMPUAN KOMUNIKASI PESERTA DIDIK KELAS IV DI SD NEGERI WINONGO
Abstract
Tujuan penelitian ini adalah menghasilkan instrumen penilaian Bahasa Indonesia berbantuan Generative Artificial Intelligence (GenAI) yang layak dan praktis digunakan untuk mengukur kemampuan komunikasi peserta didik kelas IV. Penelitian ini menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) mengacu pada model 4D dari Thiagarajan, dengan 4 tahap yaitu: Define; Design; Develop; dan Disseminate. Produk yang dikembangkan berupa instrumen penilaian nontes dalam bentuk rubrik kemampuan komunikasi yang disajikan dalam format buku, dilengkapi dengan soal nontes berbantuan GenAI melalui platform Wordwall. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) instrumen penilaian dinyatakan sangat layak dengan persentase skor ahli materi sebesar 97,5% dan ahli evaluasi sebesar 98,75%, serta rata-rata kelayakan sebesar 98,125%; 2) instrumen penilaian dinyatakan sangat praktis dengan persentase skor kepraktisan guru sebesar 87,5%. Uji validitas menunjukkan seluruh 18 butir instrumen dinyatakan valid (r hitung tertinggi 0,876, terendah 0,483 > r tabel 0,422). Uji reliabilitas memperlihatkan nilai Cronbach's Alpha sebesar 0,937 dengan kategori sangat reliabel. Dengan demikian, instrumen penilaian Bahasa Indonesia berbantuan GenAI terbukti sangat layak dan sangat praktis digunakan untuk mengukur kemampuan komunikasi pada peserta didik kelas IV SD Negeri Winongo.
References
Arikunto, S. (2021). *Dasar-dasar evaluasi pendidikan edisi 3*. Bumi Aksara.
Fajri, N., & Taufiqurrahman, T. (2017). Pengembangan media pembelajaran menggunakan model 4D pada mata pelajaran IPA. Jurnal Ilmiah Pendidikan Teknik dan Kejuruan, 10(2), 65–72.
Hakim, L., dkk. (2021). Metode penelitian dan pengembangan. LPPM Universitas Brawijaya.
Hasanah, H., dkk. (2022). Komunikasi sebagai sarana interaksi sosial. Jurnal Komunikasi, 8(2), 270–278.
Hidayat, T., dkk. (2025). Pemanfaatan generative AI dalam dunia pendidikan. Jurnal Teknologi Pendidikan, 12(1), 45–55.
Julianto, T. S., & Ratumanan, S. (2023). Pemanfaatan generatif AI dalam pembelajaran bahasa untuk peserta didik SD: Pendekatan inovatif dalam meningkatkan kemampuan menulis. Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar, 7(2), 112–125.
Nurmansyah, A., dkk. (2023). Permasalahan komunikasi yang kerap terjadi pada penyandang disabilitas. Jurnal Komunikasi dan Sosial, 2(2), 203–212.
Rahmah, M. F., dkk. (2024). Pengaruh model role playing terhadap kemampuan komunikasi. Elementary School Education, 8(3), 32–40.
Rahman, Yumriani, Munandar, S. A., Fitriani, A., & Karlina, Y. (2022). Pengertian pendidikan, ilmu pendidikan dan unsur-unsur pendidikan. Jurnal Pendidikan, 2(1), 1–8.
Riscaputantri, A., & Wening, S. (2018). Pengembangan instrumen penilaian afektif siswa kelas IV sekolah dasar di Kabupaten Klaten. Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan, 22(2), 231–242.
Sriwijayanti, R. P., Qomariyah, R. S., & Nurma, I. F. (2020). Pengembangan media adobe flash berbasis PAKEM di sekolah dasar. Pedagogy: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 7(2), 92–105.
Suarmini, N. K., & Nurjaya, I. G. (2023). Pemanfaatan media wordwall dalam pembelajaran interaktif bahasa indonesia. Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru, 6(2), 328–339.








