ANALISIS IMPLEMENTASI PROJEK PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA (P5) DALAM KURIKULUM MERDEKA PADA KELAS IV AROFAH DI SD ISLAM MUHAMMADIYAH 1 PANJI SITUBONDO TAHUN PELAJARAN 2024/2025
Abstract
Tujuan penelitian ini adalah mene menganalisis secara mendalam implementasi Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dalam Kurikulum Merdeka dengan tema "Gaya Hidup Berkelanjutan" dan topik "Ecobrick, Solusi Cerdas Selamatkan Lingkungan" pada kelas IV Arofah di SD Islam Muhammadiyah 1 Panji Situbondo Tahun Pelajaran 2024/2025. Dalam konteks pendidikan nasional yang tengah mengalami transformasi melalui Kurikulum Merdeka, Projek P5 menjadi instrumen penting dalam penguatan karakter siswa dengan pendekatan pembelajaran berbasis pengalaman kontekstual. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam dengan guru wali kelas (Bu Fitri Rahayu, S.Pd), kepala sekolah (Rahmatul Irfan Fanany), serta lima siswa perwakilan, dan dokumentasi kegiatan selama lima kali pertemuan. Proyek dilaksanakan melalui lima tahap utama: pengenalan, kontekstualisasi, pengantar aksi, aksi, dan refleksi serta tindak lanjut. Pada tahap pengenalan dan kontekstualisasi, siswa dikenalkan pada isu lingkungan dan memahami dampak kerusakan alam melalui diskusi dan eksplorasi visual. Pada tahap pengantar aksi dan aksi, siswa berlatih kerja kelompok, mengumpulkan sampah plastik, dan membuat ecobrick sebagai bentuk nyata kepedulian lingkungan. Dalam tahap refleksi, siswa menyampaikan pengalaman serta menumbuhkan motivasi untuk berperilaku ramah lingkungan dalam kehidupan sehari-hari. Temuan penelitian menunjukkan bahwa implementasi proyek ini mampu meningkatkan kesadaran ekologis siswa, memperkuat nilai-nilai gotong royong dan akhlak terhadap alam, serta menumbuhkan inisiatif kolaboratif di dalam dan luar sekolah. Terlihat pula antusiasme tinggi dari siswa dan keterlibatan aktif keluarga serta komunitas sekitar dalam mendukung keberlanjutan proyek. Nilai-nilai utama dari Profil Pelajar Pancasila yaitu dimensi “Beriman kepada Tuhan Yang Maha Esa dan Berakhlak Mulia” serta “Gotong Royong” telah terinternalisasi secara signifikan. Hasil karya berupa ecobrick digunakan sebagai alat edukatif yang berdampak pada perubahan perilaku peserta didik dalam pengelolaan sampah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa implementasi P5 dalam bentuk proyek ecobrick tidak hanya relevan secara kurikuler tetapi juga efektif dalam menumbuhkan karakter peduli lingkungan secara konkret dan berkelanjutan. Rekomendasi yang diajukan adalah perlunya replikasi model proyek serupa di sekolah lain, pelatihan intensif guru untuk penyusunan dan pelaksanaan proyek kontekstual, serta integrasi hasil proyek dengan kegiatan sekolah berbasis komunitas untuk memperluas dampaknya. Abstrak ini diharapkan dapat menjadi rujukan akademik dan praktis dalam pengembangan kebijakan pendidikan karakter dan lingkungan di satuan pendidikan dasar.
References
Bramantha, H. (2021). Perbedaan kemampuan berpikir kritis siswa menggunakan model pembelajaran ekspositori dengan model pembelajaran inquiry berbantuan media video. Jurnal Pendidikan Ekonomi (Education Journal: Journal Education Research and Development), 5(2), 195–202.
Dwi, dkk. (2022). Serba Serbi Kurikulum Merdeka Kekhasan Sekolah Dasar. Jakarta: Direktorat Sekolah Dasar Kemendikbudristek RI.
Hardani, dkk. (2020). Buku Metode Penelitian Kualitatif dan Kuantitatif. Di Repository.uinsu.ac.id (Edisi April).
Martanti, F., Widodo, J., Rusdarti, R., & Priyanto, A. S. (2021). Penguatan Profil Pelajar Pancasila Melalui Pembelajaran Diferensiasi Pada Mata Pelajaran IPS di Sekolah Penggerak. 412–417.
Pangestuti, T. (2022). Implementasi Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila untuk Meningkatkan Kompetensi Guru melalui In House Training di SDN Sisir 06 Batu. 1(3), 516–537.
Pratiwi, V., Lidyawati, R., & Halili, M. N. (2022). Penerapan Kurikulum Merdeka Belajar di SD Negeri 1 Alasmalang Kabupaten Situbondo Tahun Pelajaran 2022/2023. JEMS (Jurnal Edukasi Matematika dan Sains), 10(2), 458–463.
Rachmawati, N., Nurasiah, I., & et al. (2022). Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila dalam Implementasi Kurikulum Prototipe di Sekolah Penggerak Jenjang Sekolah Dasar. Jurnal Basicedu, 6(3), 3613–3625.
Saraswati, D. A., Sandrina, D. N., Nazulfah, I., Abida, N. T., Azmina, N., Indriyani, R., Suryaningsih, S., Usman, & Lestari, L. D. (2022). Analisis Kegiatan P5 di SMA Negeri 4 Kota Tangerang sebagai Penerapan Pembelajaran Terdiferensiasi pada Kurikulum Merdeka. Jurnal Pendidikan MIPA, 12(2), 185–191.
SK BSKAP No. 009/H/Kr/2022 tentang Dimensi, Elemen, dan Subelemen Profil Pelajar Pancasila pada Kurikulum Merdeka.
SK Kemendikbud RI No. 56/M/2022 tentang Pedoman Penerapan Kurikulum dalam Rangka Pemulihan Pembelajaran.
Sugiyono. (2018). Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: Anggota Ikatan Penerbit Indonesia (IKAPI).
Suranto, R., Ristiny, Amanda, B., Mustofa, R. H., & Gano-an, J. C. (2023). Nilai-Nilai Soft Skill Dalam Pembelajaran Dasar Akuntansi Pada Jurusan Akuntansi SMK. Pendidikan: Jurnal Ilmiah Pendidikan, 4(2), 817–829.
Usman, N. (2002). Konteks Implementasi Berbasis Kurikulum. Jakarta: PT Raja Gravindo Persada.
Yulianto, D. E., & Ferawati, V. (2024). Perbedaan hasil belajar menggunakan media video dengan media gambar mata pelajaran IPAS pada Kurikulum Merdeka materi kenampakan alam kelas IV SDN 1 Besuki Kabupaten Situbondo tahun 2023. DE_JOURNAL (Dharmas Education Journal), 5(2), 714–721.








