PENERAPAN MODEL BELAJAR KOOPERATIF STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISION (STAD) DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR BAHASA INDONESIA MATERI UNSUR-UNSUR NOVEL DI KELAS XII MIPA 1 SMAN 1 ASEMBAGUS TAHUN PELAJARAN 2020/2021
Abstract
Materi bahasa Indonesia materi ringkasan Novel di kelas XII MIPA 1 cukup memiliki tingkat kesulitan yang tinggi, Proses belajar mengajar guru menjadi pemeran utama dalam menciptakan situasi interaktif yang edukatif, yakni interaksi antara guru dengan siswa, siswa dengan siswa dan dengan sumber pembelajaran dalam menunjang tercapainya tujuan belajar. Untuk terwujudnya proses belajarmengajar seperti itu sudah tentu menuntut upaya guru untuk mengaktualisasikan kompetensinya secara profesional, terutama aspek metodologis. Karena aspek tersebut sangat berpengaruh terhadap hasil belajar siswa dalam proses pembelajaran, terutama pembelajaran bahasa Indonesia yang dalam pelaksanaannya masih kurang inovatif. Materi menganalisis unsur-unsur novel baik unsur intrinsik maupun ekstrinsik dirasa cukup sulit, banyak siswa yang masih bingung untuk memahami unsur intrinsik maupun ekstrinsik dalam novel. Novel merupakan karya sastra, dimana novel sebagai materi yang membahas tentang kesastraan maka perlu ada unsur pemahaman terhadap kemampuan membaca siswa sehingga banyak yang belum memahami unsur-unsur intrinsik dan ekstrinsik novel secara baik, hal ini diperoleh dari hasil observasi di kelas XII MIPA 1 dimana pada saat melaksanakan pra test ditemukan hasil 24 siswa masih mendapat nilai 65 dan 6 siswa mendapatkan nilai 80, sehingga dapat disimpulkan bahwa siswa yang tidak menguasai materi unsur-unsur novel sebanyak 80 %, dan sebanyak 20 % sudah menguasai unsur intrinsik dan ekstrinsik novel. Model pembelajaran Student Teams Achievement Division (STAD) merupakan salah satu model pembelajaran kooperatif yang di dalamnya beberapa kepompok kecil dengan level kemampuan akademik yang berbeda-beda saling bekerja sama untuk menyelesaikan tujuan pembelajaran. Model ini dianggap bisa memberikan pengaruh kepada gaya belajar sehingga dapat meningkatkan hasil belajar. Pada siklus I Hasil nilai akhir siswa pada siklus pertama sebesar 50 % siswa mendapatkan nilai 80, akan tetapi sebanyak 15 siswa atau 50%. siswa sudah mampu menjawab soal-soal materi unsur intinsik dan ekstrinsik Novel lelaki tua dan Laut. dan persentase ketuntasan belajar secara klasikal mencapai 50% sehingga dapat dikatakan belum tuntas, sedangkan siklus II Hasil tes ulangan II ini siswa kelas XII MIPA 1 mendapatkan hasil ulangan sebanyak 28 siswa mendapatkan nilai 85 dan 2 siswa mendapatkan nilai 70. Dari hasil tersebut dapat dikatakan keberhasilan penggunaan model belajar Student Teams Achievement Division (STAD) pada siklus II sudah mencapai 90 % dan hanya 10 % yang belum tuntas. Sehingga bisa dikatakan pembelajaran dengan model pembelajaran Student Teams Achievement Division (STAD) untuk meningkatkan hasil belajar materi unsur-unsur novel.
References
Sahlan, Moh. 2007. Penilaian Berbasis Kelas Teori dan Aplikasi dalam Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (Kurikulum 2006). Jember: Center for Society Studies Jember
Sunardi. 2006. Model Pembelajaran Berbasis Prinsip-prinsip KBM. (Disampaikan dalam pelatihan Peningkatan kompetensi Pedagogik Guru-guru SMAN 2 Bondowoso pada tanggal 18 Maret 2006). Jember: FKIP Universitas Jember
Widyantini. 2008. Penerapan pendekatan Kooperatif STAD dalam Pembelajaran Matematika SMP. Yogyakarta:Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Matematika
Widyawati, L. 2005. Pembelajaran Matematika Berorientasi Social Skill Didasarkan pada Tahapan J.Bruner Pokok Bahasan Aritmetika Sosial Kelas IC Semester I SMP Negeri 12 Jember Tahun Ajaran 2004/2005. Tidak dipublikasikan. Skripsi. Jember: FKIP Universitas Jember











