PENGARUH ANTARA POLA KOMUNIKASI DALAM KELUARGA DAN SELF-CONTROL TERHADAP PERILAKU PROSOSIAL REMAJA

  • Nadya Nuryandi Koemala Universitas Muhammadiyah Palopo
  • Nur Saqinah Galugu Universitas Muhammadiyah Palopo
  • Samsinar Samsinar Universitas Muhammadiyah Palopo

Abstract

Perilaku prososial merupakan Aspek penting dalam pertumbuhan sosial remaja yang dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti cara berkomunikasi dalam keluarga dan kemampuan mengendalikan diri. Penelitian ini bertujuan melihat bagaimana cara berkomunikasi dalam keluarga dan self-control mempengaruhi tindakan sosial positif yang dilakukan remaja di SMAN 15 Luwu. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain korelasional. Sampel terdiri dari 209 siswa yang dipilih melalui teknik simple random sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner yang disusun berdasarkan skala Likert. Selanjutnya, data dianalisis dengan teknik regresi linear berganda menggunakan bantuan perangkat lunak IBM SPSS Statistics versi 27. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola komunikasi dalam keluarga dan self-control berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku prososial remaja, baik secara parsial maupun simultan. Secara bersama-sama, kedua variabel tersebut mampu memberikan kontribusi dalam menjelaskan variasi perilaku prososial remaja, meskipun masih terdapat faktor-faktor lain di luar model penelitian yang turut memengaruhi perilaku tersebut.Kebaruan penelitian ini terletak pada pengujian kedua variabel secara simultan pada remaja sekolah menengah atas di Kabupaten Luwu. Penelitian ini diharapkan dapat memperkaya kajian psikologi perkembangan serta menjadi masukan bagi keluarga dan sekolah dalam mengembangkan perilaku prososial remaja melalui komunikasi yang efektif dan peningkatan self-control.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Akhzalini, H. A. (2024). Kontribusi empati bagi perilaku prososial pada remaja. PROPHETIK: Jurnal Kajian Keislaman, 2(1), 60–67. https://doi.org/10.35457/prophetik.v2i1.3561
Anggraini, W., Dewi, R., & Astuti, W. (2023). Kontrol diri pada remaja pengguna TikTok. INSIGHT: Jurnal Penelitian Psikologi, 1(1), 96–103. https://doi.org/10.2910/insight.v1i1.10517
Ariah, K., Martunis, & Nurhasanah. (2024). Kontribusi regulasi terhadap perilaku prososial siswa SMA Wolya Raya. INSIGHT, 13(2), 92–99. https://doi.org/10.21009/INSIGHT.132.10
Arifah, S. F., & Haryanto, H. C. (2018). Perilaku prososial siswa SMA atau sederajat yang mengikuti kegiatan ekstrakurikuler. INQUIRY: Jurnal Ilmiah Psikologi, 9(2), 125–140. https://doi.org/10.51353/inquiry.v9i2.262
Astuti, A. M., Probowati, R., & Wicaksono, Y. B. (2024). Hubungan pola komunikasi keluarga terhadap kesehatan mental pada remaja di era digital. Prosiding Seminar Informasi Kesehatan Nasional, 208–215. https://doi.org/10.47701/sikenas.vi.3903
Daulay, W., Nasution, M. L., & Purba, J. M. (2023). Pola komunikasi keluarga: Studi kasus pada remaja dengan kategori risiko dan gangguan masalah kesehatan jiwa. Content: Journal of Communication Studies, 1(1), 34–41. https://doi.org/10.32734/cjcs.v1i01.11842
Dedy Susanto, & Rini Sugiarti. (2024). Hubungan penggunaan situs jejaring sosial dan kontrol diri dengan perilaku prososial remaja. Jurnal Psimawa, 7(1), 107–111. https://doi.org/10.36761/jp.v7i1.3575
Eisenberg, N., & Mussen, P. H. (1989). The roots of prosocial behavior in children. Cambridge University Press.
Erikson, E. H. (1968). Identity: Youth and crisis. W. W. Norton & Company.
Fahma, Z. R., Achdiani, Y., & Fatimah, S. N. (2025). Pola komunikasi keluarga dalam meningkatkan kesehatan mental remaja. Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial, 8(6). https://doi.org/10.9963/4zdxqz57
Fernando, S., & Mulyadi, B. (2017). Pola komunikasi fungsional dalam keluarga dengan perkembangan sosial remaja. Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan Indonesia, 7(2), 241–248. https://doi.org/10.33221/jiiki.v7i02.241
Hidayat, N. S., Niko, P. F., & Safitri, A. (2025). Pengaruh Interaksi Orang Tua dan Anak: Studi Tentang Perilaku Sosial Remaja di Pekanbaru. Jurnal Islamika, 8(2), 113–121
Josua, D. P., Sunarti, E., & Krisnatuti, D. (2020). Internalisasi nilai keluarga dan regulasi emosi: Dapatkah membentuk perilaku sosial remaja? Persona: Jurnal Psikologi Indonesia, 9(1), 17–34. https://doi.org/10.30996/persona.v9i1.2801
Kushernanda, N. R., Pratitis, N. T., & Arifiana, I. Y. (2023). Perilaku prososial remaja: Bagaimana peran kelekatan orang tua? Provitae: Jurnal Psikologi Pendidikan, 16(1), 32–40. https://doi.org/10.24912/provitae.v16i1.23540
McLeod, J. M., & Chaffee, S. H. (1972). The construction of social reality. In J. Tedeschi (Ed.), The social influence processes (pp. 50–59). Aldine-Atherton.
Norvia, L., Surawan, S., & Safitri, E. (2023). Pendampingan remaja dalam meningkatkan self-control di era digital. Solidaritas: Jurnal Pengabdian, 2(2), 169–178. https://doi.org/10.24090/sjp.v2i2.6773
Nu'ma, F. N., Virna, L., Amelia, R., Khayan, M., Udhma, M. A. S., & Simanungkalit, I. (2025). Dampak literasi digital terhadap empati dan solidaritas sosial di media sosial. ARIMA: Jurnal Sosial dan Humaniora, 3(1), 208–212. https://doi.org/10.62017/arima.v3i1.5140
Nisa, D. A., Poerwandhani, D., & Mandera, N. (2025). Kontrol diri dan keharmonisan keluarga terhadap perilaku kenakalan remaja pada siswa kelas XI SMA Muhammadiyah 4 Jakarta. Contiguity: Jurnal Psikologi, 23(1). https://doi.org/10.37817/jurnalcontiguity.v23i1.4721
Noya, A. (2019). Hubungan kecerdasan emosi dan perilaku prososial siswa di SMA Negeri 9 Halmahera Selatan. Ciencias: Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan, 2(1), 28–34.
Pratama, M. J. F., Putri, S. A., Meutia, S., Husniati, & Jumadilla. (2024). Psikoedukasi teknik-teknik self-control pada remaja yang mengalami konflik diri. Jurnal Malikussaleh Mengabdi, 3(2), 311–316. https://doi.org/10.29103/jmm.v3i2.19106
Safrilsyah, S., et al. (2025). [Lengkapi sesuai artikel asli yang Anda gunakan].
Salam, L. W., & Purwanto, J. (2025). Dampak pola komunikasi keluarga terhadap kematangan emosional remaja. Jurnal Fokus Konseling, 11(2), 223–231. https://doi.org/10.52657/jfk.v11i2.2942
Tangney, J. P., Baumeister, R. F., & Boone, A. L. (2004). High self-control predicts good adjustment, less pathology, better grades, and interpersonal success. Journal of Personality, 72(2), 271–324. https://doi.org/10.1111/j.0022-3506.2004.00263.x
Tasya Alifia Izzani, Selva Octaria, & Linda, L. (2024). Perkembangan masa remaja. JISPENDIORA: Jurnal Ilmu Sosial, Pendidikan dan Humaniora, 3(2), 259–273. https://doi.org/10.56910/jispendiora.v3i2.1578
Triansyah, A. A., Ramli, M. D., Sultan, L. M., Suryana, V., & Putra, A. T. A. (2024). Peran keluarga dalam pembentukan karakter anak di era digital. Jurnal Inovasi Pendidikan Kreatif, 5(4), 38–52.
Yulianti, S., & Utam, W. F. (2023). Pola komunikasi keluarga dalam membentuk kepribadian anak. Jurnal Komunikasi, 7(2), 178–188. https://doi.org/10.30653/001.202371.275
Published
2026-08-12
How to Cite
KOEMALA, Nadya Nuryandi; GALUGU, Nur Saqinah; SAMSINAR, Samsinar. PENGARUH ANTARA POLA KOMUNIKASI DALAM KELUARGA DAN SELF-CONTROL TERHADAP PERILAKU PROSOSIAL REMAJA. Consilium: Education and Counseling Journal, [S.l.], v. 6, n. 2, p. 1085-1099, aug. 2026. ISSN 2775-9466. Available at: <https://unars.ac.id/ojs/index.php/consilium/article/view/9040>. Date accessed: 24 aug. 2026. doi: https://doi.org/10.36841/consilium.v6i2.9040.
Section
Articles