Indonesia PENERAPAN KONSELING ISLAM DENGAN PENDEKATAN HUMANISTIK UNTUK MENINGKATKAN KETERBUKAAN DIRI
Abstract
Keterbukaan diri merupakan kemampuan siswa dalam mengungkapkan pikiran, perasaan, dan pengalaman secara jujur kepada orang lain. Namun, masih ditemukan siswa yang memiliki keterbukaan diri rendah, ditandai dengan kurangnya keberanian menyampaikan pendapat, memendam masalah, serta enggan berkomunikasi dengan guru maupun teman sebaya. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan kondisi keterbukaan diri siswa, proses penerapan konseling Islam dengan pendekatan humanistik, respons siswa terhadap layanan yang diberikan, serta perubahan keterbukaan diri setelah mengikuti layanan konseling. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif yang dilaksanakan di SMP Islam Alhasanah dengan subjek enam siswa kelas VIII.3 yang dipilih berdasarkan hasil observasi, angket, dan rekomendasi guru BK. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan angket, kemudian dianalisis menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan uji keabsahan melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan konseling Islam dengan pendekatan humanistik mampu menciptakan hubungan konseling yang hangat, empatik, dan berlandaskan nilai-nilai Islam sehingga siswa merasa lebih aman untuk mengungkapkan pikiran dan perasaannya. Layanan tersebut memberikan perubahan positif terhadap keterbukaan diri siswa yang ditunjukkan melalui meningkatnya keberanian berkomunikasi, kepercayaan diri, serta kesediaan menyampaikan permasalahan kepada guru maupun teman secara lebih terbuka.
Downloads
References
Annasthasya, D., Alfindoria, I., Rahayu, S., & Khair, O. I. (2025). Metodologi penelitian kualitatif: Tinjauan literatur dalam konteks pendidikan. Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 3(7), 423–429.
Ardiansyah, A., Risnita, & Jailani, M. S. (2023). Teknik pengumpulan data dan instrumen penelitian ilmiah pendidikan pada pendekatan kualitatif dan kuantitatif. IHSAN: Jurnal Pendidikan Islam, 1(2), 1–9.
Arisanti, D. P. N., Putri, D. A. W. M., & Rismawan, K. S. G. (2026). Efektivitas konseling kognitif behavioral dengan teknik restrukturisasi kognitif untuk meningkatkan keterbukaan diri pada siswa kelas XI SMA Negeri 2 Busungbiu. Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum, 4(2), 5869–5880.
DeVito, J. A. (2019). The interpersonal communication book (15th ed.). Pearson.
Febriani, T. A., Putri, V. N., Putri, V. E., Putri, Z. N., & Farida, N. A. (2025). Peran layanan bimbingan konseling dalam mendukung perkembangan siswa di SMAN 1 Lemahabang Karawang. Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan, Bahasa dan Komunikasi, 1(4), 58–70.
Fikri, M. H., Murhayati, S., & Darmawan, R. (2025). Keabsahan data dalam penelitian kualitatif. Jurnal Pendidikan Tambusai, 9(2), 13057–13065.
Firmansyah, T. W., & Khadijah, K. (2025). Integrasi teori humanistik Abraham Maslow, Carl Rogers, dan terapi transpersonal dalam mewujudkan transformasi diri dan penyembuhan psikologis. Innovative: Journal of Social Science Research, 5(3), 4511–4526.
Fitriana, A. S. (2025). Pentingnya pendekatan konseling humanistik dalam meningkatkan kesejahteraan psikologis siswa. JBK Jurnal Bimbingan Konseling, 3(2), 51–57.
Hadi, S. (2016). Pemeriksaan keabsahan data penelitian kualitatif pada skripsi. Jurnal Ilmu Pendidikan, 22(1), 74–79.
Hasanah, U., Habibah, S., & Herlinda, F. (2022). Implementasi bimbingan dan konseling Islam dalam pembinaan perilaku siswa di kehidupan sehari-hari. International Virtual Conference on Islamic Guidance and Counseling, 2(1), 30–43.
Huda, M., Muwafiqi, E. F. N., & Slamet, S. (2023). Konsep bimbingan konseling berfokus solusi dalam Islam. Dewantara: Jurnal Pendidikan Sosial Humaniora, 2(3), 222–234.
Imama, N., Rahma, A., Ningrat, B. D. A., Athia, C., Safitri, A. H., & Nurhaliza, S. (2026). Bab 2 membangun hubungan terapeutik dalam konseling. Dalam Pendekatan dan teknik konseling: Kajian teoritis, empiris, dan implementatif (hlm. 23).
Jailani, M. S., & Saksitha, D. A. (2024). Teknik analisis data kuantitatif dan kualitatif dalam penelitian ilmiah. Jurnal Genta Mulia, 15(2), 79–91.
Jourard, S. M. (1971). Self-disclosure: An experimental analysis of the transparent self. Wiley-Interscience.
Maulida, S. N., Akhmad, S. N., Sudrajat, D., & Saripah, I. (2025). Tinjauan pustaka: Peran pengungkapan diri dalam pembelajaran yang penuh perhatian, bermakna, dan efektif di era digital. ICERD: International Conference on Education and Regional Development, 1(1), 407–416.
McIntosh, J. (2022). The remainder: Person-centered counseling and affect theory in the twenty-first century (Master's thesis). Pacifica Graduate Institute.
Nasution, A. F. (2023). Metode penelitian kualitatif.
Qomaruddin, & Sa'diyah, H. (2024). Kajian teoritis tentang teknik analisis data dalam penelitian kualitatif: Perspektif Spradley, Miles, dan Huberman. Journal of Management, Accounting and Administration, 1(2), 77–84.
Rahayu, R., & Rindrayani, S. R. (2025). Menguji keabsahan data penelitian kualitatif. Jurnal Pendidikan dan Keguruan, 3(2), 327–331.
Rahmah, S. N., & Rafida. (2023). Menggali potensi bimbingan dan konseling Islami untuk kesehatan mental. Jurnal Religion: Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya, 1(5), 408–419.
Rayhanah, W., Safitri, A., & Erawati, D. (2026). Konseling kelompok humanistik untuk mengatasi masalah pertemanan santri putri. Abdimas: Papua Journal of Community Service, 8(1), 70–80.
Subhaktiyasa, P. G. (2024). Menentukan populasi dan sampel: Pendekatan metodologi penelitian kuantitatif dan kualitatif. Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan, 9(4), 2721–2731.
Sukmayasa, I. M. H., Dharma, I. D. A. E. P., Bito, T. G. S., Dartini, N. P. D. S., Hawali, R. F., & Nurhasanah, E. (2024). Psikologi humanistik. Markandeya Pustaka.
Yuliani, W. (2018). Metode penelitian deskriptif kualitatif dalam perspektif bimbingan dan konseling. QUANTA, 2(2), 83–91.
Yusuf, M., Asrori, M., & Putri, A. (2025). Analisis keterbukaan diri (self-disclosure) siswa laki-laki kepada guru BK di SMA Negeri 01 Pulau Maya. Jurnal Bintang Pendidikan Indonesia, 3(4), 57–67.









