KONSELING KELOMPOK DALAM MENGATASI MASALAH KESEPIAN PADA LANSIA DI PANTI WERDA PUSAKA 32 YAYASAN HJ HASMAH NOOR

  • Syifa Syafiyatu Nisa Institut Daarul Qur’an Jakarta
  • Nur Azmi Wiantina Institut Daarul Qur’an Jakarta
  • Aceng Akhmad Munanzdar Alkafi Billah Institut Daarul Qur’an Jakarta

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang melatarbelakangi kesepian pada lansia serta mendeskripsikan pelaksanaan layanan konseling kelompok dalam mengatasi masalah kesepian di Panti Werda Pusaka 32 Yayasan Hj. Hasmah Noor. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek 6 orang lansia. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan pelaksanaan konseling kelompok. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesepian pada lansia dipengaruhi oleh jarangnya kunjungan keluarga, kerinduan terhadap anak dan cucu, kehilangan pasangan hidup, keterbatasan hubungan sosial, kesulitan beradaptasi dengan lingkungan panti, serta kurangnya teman untuk berbagi cerita. Pelaksanaan konseling kelompok dilakukan melalui tahap pembentukan, peralihan, kegiatan, dan pengakhiran. Hasil layanan menunjukkan bahwa konseling kelompok membantu lansia mengungkapkan perasaan, meningkatkan interaksi sosial, membangun rasa kebersamaan, serta mengurangi perasaan kesepian. Dengan demikian, konseling kelompok dapat menjadi layanan yang efektif dalam membantu lansia mengatasi kesepian dan meningkatkan kesejahteraan psikologisnya.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Dewi, S. M., Saputra, B., & Daniati, M. (2022). Perbandingan Tingkat Kesepian DanDukungan Keluarga Pada Lansia DiPstw Dengan Lansia Di Keluarga. Jurnal Keperawatan Hang Tuah (Hang Tuah Nursing Journal), 2(1), 49–62.
Dyah, S. S., & Tri, N. (2020). Kesepian pada lanjut usia: studi tentang bentuk, faktor pencetus dan strategi koping. Jurnal Psikologi, (1), 1–9.
Erfiyanti, E., Cahyati, T. N., Putri, R. W., Noveli, A. T., Aldellisa, L., & Hikmah, S. (2023). Analisis Loneliness pada Lansia di Panti Wredha Harapan Ibu. Jurnal Dinamika Sosial Budaya, 25(2), 167–175. https://doi.org/10.26623/jdsb.v25i3.7129
Gierveld, J. deJ., van Groenou, M.B., Hoogendoorn, A.W., & Smit, J.H. (2009). Quality of Marriages in Later Life and Emotional and Social Loneliness. TheJournals of Gerontology Series B: Psychological Sciences and Social Sciences, 64 (4), 497–506. https://doi.org/10.1093/geronb/gbn043
Gunarsa 2009. Dari Anak Sampai Usia Lanjut: Bunga Rampai Psiklogi Perkembangan. Jakarta: BPK Gunung Mulia. http://digilib.iaknambon.ac.id:8123/inlislite32/opac/detail-opac?id=265
Haditono & Rahayu S (2002). Psikologi Perkembangan. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
Hanifah, H., Maydinar, D. D., & Marsiah, M. (2022). Hubungan Dukungan Keluarga dengan Tingkat Kesepian (Lonlinnes) pada Lansia di Puskesmas Karang Dapo. Jurnal Ilmu Kesehatan Indonesia (JIKSI), 2(2), 114–121. https://doi.org/10.57084/jiksi.v2i2.802
Hibana S. Rahman, Bimbingan dan Konseling Pola 17, Yogyakarta: UCY Pres, 2013
Jeanette Murad Lesmana, Dasar-dasar Konseling, (Jakarta: UI-Press, 2005) https://lib.unj.ac.id/slims2/index.php?p=show_detail&id=22233&keywords=
Kurnanto, M. Edi 2013. Konseling Kelompok. Bandung: Alfabeta
Klein, G. (2018). How Can We Identify the Experts? Psychology Today, 1–6.
Maryam, R. S., Ekasari, M. F., Rosidawati, Jubaedi, A., & Batubara, I. (2008). Mengenal usia lanjut dan perawatannya. Jakarta: Salemba Medika. https://books.google.co.id/books?hl=en&lr=&id=jxpDEZ27dnwC&oi=fnd&pg=PA1&dq=info:0N_xkiqnmNMJ:scholar.google.com&ots=CBTXj7pa_2&sig=CEl2uGWZVuJ12YeqRvhabuOdvdI&redir_esc=y#v=onepage&q&f=false
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldana, J. (2014). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook (3rd ed.). SAGE Publications https://www.metodos.work/wp-content/uploads/2024/01/Qualitative-Data-Analysis.pdf
Nadhira. (2024). Implementasi Konseling Realitas Dalam Mengatasi Masalah Loneliness Pada Lansia Di Ppslu Sudagaran Banyumas.
Robert L. Gibson & Marianne H. Mitchell, Bimbingan Dan Konseling, (Yogyakarta: Pustaka Pelajar. Cet. Ke-1, 2011
Romadlani, R., Nurhidayati, T., & Syamsianah, A. (2013). Hubungan Dukungan Keluarga Dan Kemandirian Lansia Dengan Konsep Diri Lansia Di Kelurahan Bambankerep Kecamatan Ngaliyan Kota Semarang. Jurnal Keperawatan Komunitas, 1(1), 18–23.
Russell, D.W. (1996). UCLA Loneliness Scale (Version3): Reliability, Validity, and Factor Structure. Journal of Personality Assessment, 66 (1), 20–40. https://doi.org/10.1207/s15327752jpa6601_2
Santrock, J.W., Warshak, R.A., & Elliott, G.L. (2013). Social development and parent-child interaction in father custody and step mother families. Non traditional families: parenting and child development/edited by Michael E. Lam
Sangon, S., Sampao, P., & Malathum, P. (2010). Relationships of health status, family relations, and loneliness to depression in older adults.
Setiyowati, F., Luthfa, I., & Abrori. (2025). Hubungan Tingkat Kesepian dengan Kualitas Hidup pada Lansia di Panti Werdha Pucang Gading Semarang dan Wening Wardoyo Ungaran. Health Research Journal of Indonesia, 3(5), 294–299. https://doi.org/10.63004/hrji.v3i5.629
Sugiyono. (2022). Metode penelitian kualitatif. Alfabeta https://online.fliphtml5.com/cyqfr/jppo/#p
Published
2026-07-13
How to Cite
NISA, Syifa Syafiyatu; WIANTINA, Nur Azmi; ALKAFI BILLAH, Aceng Akhmad Munanzdar. KONSELING KELOMPOK DALAM MENGATASI MASALAH KESEPIAN PADA LANSIA DI PANTI WERDA PUSAKA 32 YAYASAN HJ HASMAH NOOR. Consilium: Education and Counseling Journal, [S.l.], v. 6, n. 2, p. 875-895, july 2026. ISSN 2775-9466. Available at: <https://unars.ac.id/ojs/index.php/consilium/article/view/8792>. Date accessed: 13 july 2026. doi: https://doi.org/10.36841/consilium.v6i2.8792.