EFEKTIVITAS TEKNIK REPARENTING DALAM KONSELING KELOMPOK UNTUK MEREDUKSI WOUNDED INNER CHILD PADA MAHASISWA
Abstract
Wounded inner child merupakan konsep psikologis yang menggambarkan luka emosional pada masa kecil yang terbawa hingga masa dewasa dan dapat menghambat perkembangan psikologis mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan gambaran wounded inner child pada mahasiswa sebelum dan sesudah diberikan layanan konseling kelompok dengan teknik reparenting, serta menganalisis efektivitasnya. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen kuasi (pre-test post-test) yang melibatkan tiga orang mahasiswa dengan kategori tinggi. Subjek diberikan intervensi berupa empat sesi konseling kelompok dengan teknik reparenting, kemudian data pre-test dan post-test dianalisis menggunakan uji Paired Sample T-Test menggunakan SPSS versi 29. Hasil penelitian menunjukkan skor wounded inner child ketiga subjek menurun secara konsisten dari kategori tinggi menjadi sedang, meskipun secara statistik penurunan ini belum signifikan (p = 0,677 > 0,05) akibat ukuran sampel yang sangat terbatas. Dapat disimpulkan bahwa teknik reparenting dalam konseling kelompok belum terbukti efektif secara statistik, namun menunjukkan potensi yang menjanjikan sebagai intervensi untuk mereduksi wounded inner child pada mahasiswa.
Downloads
References
Aini, K., & Wulan, N. (2023). Pengalaman Trauma Masa Kecil dan Eksplorasi Inner Child Pada Mahasiswa Keperawatan Stikes Kuningan: Studi Fenomenologi. Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Sciences Journal, 14(01), 33–40. https://doi.org/10.34305/jikbh.v14i01.684
Al Hasby, B. , R. M. A. , P. C. K. , & A. T. W. (2024). Konsep Dasar Konseling Kelompok Menggunakan Pendekatan Realita. Jurnal Pendidikan Non Formal, 1(4), 12. https://doi.org/10.47134/jpn.v1i4.507
Aleima, S. (2021). Re-Parenting Journey. https://www.ibunda.id/articles/reparenting-inner-child-cara-sembuh-dari-luka-masa-kecil
Ayu Febrianti, E., & Panca Setyawati, S. (2022). Pemanfaatan Buku Panduan dalam Melaksanakan Konseling Kelompok.
Azmi, N. M. U. (2023). Hubungan Antara Wounded Inner Child Dengan Orientasi Masa Depan Pada Mahasantri Pondok Pesantren Darul Arifin 2 Jember.
Dwi Apriananda, R., Sari Sembiring, O., Muhammadiyah Sumatera Utara, U., & Jln Kapten Muchtar Basri No, I. (2024). Etika Konselor Dalam Konseling Lintas Budaya. Pedagogik: Jurnal Pendidikan Dan Riset, 2(2), 103–106. https://ejournal.edutechjaya.com/index.php/pedagogik/article/view/535
Elsa Yutri Melinda, Zafirah Talitha Arisyah, Rafeylah Areefa Elya, Indah Permata Sari, Noval Tri Pernando, & Ratna Sari Dewi. (2025). Efektivitas Layanan Konseling Kelompok dalam Penelitian Terkini (2020-2025). SOSIAL : Jurnal Ilmiah Pendidikan IPS, 3(2), 11–45. https://doi.org/10.62383/sosial.v3i2.719
Munthe, S. & A. S. B. (2024). INNER CHILD. https://books.google.co.id/books?hl=id&lr=&id=mo4HEQAAQBAJ&oi=fnd&pg=PA13&dq=langkah+melakukan+reparenting+&ots=1fc3FJagI8&sig=h14Rb0eNpV5UhrKcsJdCceR9AeQ&redir_esc=y#v=onepage&q=langkah%20melakukan%20reparenting&f=false
Qomarudin, A., Sunan, U., & Yogyakarta, K. (2021). Hilangnya Kesadaran Diri Mahasiswa Untuk Kuliah (Konsep Counscientizacao (Kesadaran) Sebagai Tujuan Pendidikan Paulo Freire). In PENSA : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial (Vol. 3, Number 1). https://ejournal.stitpn.ac.id/index.php/pensa
Rachmayanie, R., Sulistiyana, & Rusandi, M. A. (2018). TEKNIK BIBLIOKONSELING DALAM MERUBAH KONSEP DIRI NEGATIF.
Rahmi, S., Pamuji, S. S., Ulfaika, R., Sari, R. K., Apriani, E., & Saiful, S. (2024). Penerapan Self-Reparenting Siswa untuk Peningkatan Karakter Kemandirian Belajar di SMP dan SMA Negeri Tarakan. Jurnal Penelitian Pendidikan IPA, 10(3), 1408–1416. https://doi.org/10.29303/jppipa.v10i3.5712









