IDENTIFIKASI PERMASALAHAN TRAUMA PADA SISWA MENENGAH KEJURUAN DI YOGYAKARTA
Abstract
Trauma merupakan cedera psikologis yang muncul akibat respons individu terhadap peristiwa luar biasa yang mengancam dan melebihi batas pengalaman manusia sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi prevalensi dan profil gejala trauma pada siswa sekolah menengah kejuruan di Yogyakarta. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei. Sampel penelitian berjumlah 291 siswa kelas X di SMK Negeri 7 Yogyakarta yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan angket gejala trauma yang mencakup empat aspek: fisik, kognitif, afektif, dan perilaku. Analisis data menggunakan statistik deskriptif untuk mendeskripsikan distribusi frekuensi, persentase, skor minimum, skor maksimum, rata-rata, dan standar deviasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 291 siswa teridentifikasi 61 siswa (20,62%) memiliki gejala trauma kategori tinggi dengan rentang skor 93-124. Temuan ini mengindikasikan bahwa lebih dari seperlima siswa SMK mengalami gangguan psikologis signifikan yang berpotensi mengganggu fungsi akademik maupun sosial mereka. Identifikasi fenomena trauma ini menjadi landasan penting bagi pengembangan strategi intervensi yang tepat di lingkungan sekolah, khususnya melalui layanan bimbingan dan konseling.
References
Astridge, Belinda, et.al. (2023). A systematic review and meta-analysis on adverse childhood experiences: Prevalence in youth offenders and their effects on youth recidivism. Child Abuse & Neglect. https://doi.org/10.1016/j.chiabu.2023.106055
Ayu Septina, R. (2020). Efektivitas Konseling Kelompok Dengan Teknik Self-talk Dan Self Instruction Untuk Meningkatkan Regulasi Diri Siswa (Penelitian pada Siswa Kelas VIII SMP Mutual Kota Magelang) (Doctoral dissertation, Skripsi, Universitas Muhammadiyah Magelang).
Azarial, U., Nabila, R., Raffi, M. A., & Marini, A. (2023). Pengembangan Media Interaktif Berbasis Website Google Sites Terhadap Minat Belajar Matematika Peserta Didik Di Kelas V Sekolah Dasar. 43(4), 342–346.
Dzahabiyya, A. S., Istanabi, T., Chairunnisa, S., Widyaningrum, W., & Shadrina, S. N. (2022). Ruang-ruang Traumatis di Kota Surakarta. Cakra Wisata, 23(2), 53-61.
Edwards, C. N. (2022). Group counseling for school counselors. Foundations of School Counseling: Innovation in Professional Practice, 145–156. https://doi.org/10.1891/9780826187536.0009
Erford, B.T. 2016. 40 Teknik yang harus di Ketahui Setiap Konselor, Edisi Kedua. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Fahmi, N. N., & Slamet, S. (2016). Layanan Konseling Kelompok dalam Meningkatkan Rasa Percaya Diri Siswa SMK Negeri 1 Depok Sleman. Hisbah: Jurnal Bimbingan Konseling dan Dakwah Islam, 13(2), 69-84.
Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI). (2025, Desember 8). FSGI: Ada 60 Kasus Kekerasan di Sekolah pada 2025, Didominasi Kekerasan Fisik. Detik.com. Diakses pada 5 Maret 2026, dari https://www.detik.com/edu/sekolah/d-8248764/fsgi-ada-60-kasus-kekerasan-di-sekolah-pada-2025-didominasi-kekerasan-fisik
Hairunnisa, N., Lun, E. R., Boenga, L. B., & Pello, S. C. (2024). Trauma Healing dan Peningkatan Resiliensi Psikososial Pasca Bencana melalui Terapi Seni dan Relaksasi pada siswa SMA Negeri 2 Umalulu. Kolaborasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(6), 466-474.
Ieva, K. P. (2022). Preparing school counselors for social justice group counseling: Examining, power, privilege, and intersectionality. Counselor Education and Supervision, 61(4), 362–378. https://doi.org/10.1002/ceas.12250
Irwanto, Prof., Kumala, Hani. (2020). Memahami Trauma Dengan Perhatian Khusus Pada Masa Kanak-Kanak. Jakarta: PT. Gramedia
Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. (2024, 04 Oktober). Kemen PPPA Rilis Survei Pengalaman Hidup Perempuan Nasional (SPHPN) dan Survei Nasional Pengalaman Hidup Anak dan Remaja (SNPHAR). Diakses 15 November 2025. 01.54 AM. https://www.kemenpppa.go.id/index.php/siaran-pers/kemen-pppa-rilis-survei-pengalaman-hidup-perempuan-nasional-sphpn-dan-survei-nasional-pengalaman-hidup-anak-dan-remaja-snphar-2024
Kristina Leman, Helena, Retha Arjadi. (2023). Self-Criticism in Emerging Adulthood With Adverse Childhood Experiences Increases Depression, Anxiety, and Stress. ANIMA Indonesian Psychological Journal. https://doi.org/10.24123/aipj.v38i1.4893
NU Online. (2025, Desember 30). Kaleidoskop 2025: 358 Orang Jadi Korban Kekerasan di Lembaga Pendidikan. NU Online. Diakses pada 5 Maret 2026, dari https://nu.or.id/nasional/kaleidoskop-2025-358-orang-jadi-korban-kekerasan-di-lembaga-pendidikan-b5AqU
Nuraisyah, A., & Kusumawati, H. (2025). Bullying dan Masalah Kesehatan Mental pada Remaja. Medical Nurse Journal, 2(2), 41-52. https://doi.org/10.65344/menu.v2i2.180
Nurani, A. S. (2023). Memaknai Trauma Dalam Perspektif Jung Yeoul pada Buku Beauty of Trauma. Skripsi UIN Prof. KH Saifuddin Zuhri.
Puspa, A. (2025, Desember 7). FSGI Catat 60 Kasus Kekerasan di Dunia Pendidikan Sepanjang 2025. Media Indonesia. Diakses pada 5 Maret 2026, dari https://mediaindonesia.com/humaniora/837833/fsgi-catat-60-kasus-kekerasan-di-dunia-pendidikan-sepanjang-2025
Remaja, A. H. P. (2023). Perkembangan Remaja. Psikologi Perkembangan, 155, 2024.
Septiari, N. W., Artini, K. I. A., Wiyono, C. Z. S., Pratiwi, M. S. D., & Pratiwi, P. I. (2025). Silent Wounds: Mengkaji Hubungan antara Self-Injury dan Faktor Psikososial dengan Kesejahteraan Mental Siswa Korban Bullying di Kota Singaraja [Laporan Penelitian PKM-RSH]. Universitas Pendidikan Ganesha. Diakses pada 6 Maret 2026, dari https://undiksha.ac.id/pkm-undiksha-silent-wounds-menguak-luka-tersembunyi-remaja-korban-bullying-di-singaraja/
Setyaningrum, C. D. (2025). Penerapan teknik relaksasi guided imagery pada pasien trauma psikologis dengan sindrom pasca trauma [D3 thesis, Universitas Muhammadiyah Magelang]. Repositori Universitas Muhammadiyah Magelang. https://repositori.unimma.ac.id/6286/
Sinambela, C. M. L. (2024). Psikologi Trauma Menyembuhkan Diri Dari Pengalaman Traumatis. Circle Archive, 1(4).
Van der Kolk, B. A. (2014). The Body Keeps the Score: Brain, Mind, and Body in the Healing of Trauma. New York: Viking.
Wulandari, Desi, Nailul Fauziah. (2019). Pengalaman Remaja Korban Broken Home (Studi Kualitatif Fenomenologis). Jurnal Empati, Volume 8, Nomor 1. https://doi.org/10.14710/empati.2019.23567
Young, J. F. (2019). Long-Term Effects from a School-Based Trial Comparing Interpersonal Psychotherapy-Adolescent Skills Training to Group Counseling. Journal of Clinical Child and Adolescent Psychology, 48. https://doi.org/10.1080/15374416.2018.1479965
Yulista, Y. (2024). Perundungan Anak dalam Kajian Komunikasi. NOURA: Jurnal Kajian Gender dan Anak, 8(2), 124-146.









