PENGEMBANGAN MULTIPLE INTELLIGENCES DALAM PEMBELAJARAN IPS DI MADRASAH TSANAWIYAH
Abstract
Pembelajaran sebagai kegiatan untuk mencapai tujuan instruksional, jenis dan prosedur kegiatannya, membutuhkan rangkaian pemikiran yang cermat yang dibutuhkan agar jenis dan prosedur kegiatan yang telah ditetapkan nantinya memiliki nilai manfaat yang tinggi sebagai alat untuk mencapai tujuan. Metode berperan penting dan sangat strategis dalam mengajar. Inteligensi adalah kemampuan untuk memecahkan persoalan dan menghasilkan produk dalam suatu pengaturan yang bermacam-macam dan dalam situasi yang sama. Inteligensi selalu dapat tumbuh dan berkembang melalui pendidikan, berangkat dari hal tersebut pendidikan mempunyai peranan penting, khususnya pendidik berperan untuk membantu perkembangan inteligensi peserta didik. Setiap orang memilki kecerdasan yang berbeda. Howard Gardner mengembangkan model kecerdasan "Multiple Intelligence" yang artinya bermacam-macam kecerdasan. Setiap individu mempunyai bermacam-macam kecerdasan, tetapi dengan kadar pengembangan yang berbeda. Para pendidik dan guru pun dapat belajar mengembangkan inteligensi, sehingga dalam membantu peserta didik dapat lebih tepat dan baik. Dapat disimpulkan bahwa dampak diterapkannya Multiple Intelligences dalam pendidikan (khususnya Madrasah Tsanawiyah) akan menimbulkan perubahan dalam sistem pengajaran dan pendidikan. Sekolah menyesuaikan kurikulum, pembelajaran, pengaturan kelasnya dengan teori multiple intelegences. Penerapan Multiple Intelligences dalam pembelajaran IPS dapat dimulai dari pengenalan kecerdasan majemuk dalam diri peserta didik, mencoba mengajar dengan Multiple Intelligences, strategi pembelajaran hingga menentukan evaluasi pembelajaran berbasis Multiple Intelligences.