DAMPAK PSIKOLOGIS LABELING BAGI SISWA SMP
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang : (1) Keterbukaan pada pengalaman, (2) Kehidupan eksistensial, (3) Kepercayaan terhadap organisme orang sendiri, (4) Perasaan Bebas (5), kreativitas. Yang telah diberi labeling. Dalam penelitian ini yang menjadi analisis adalah siswa yang diberi labeling di SMP Negeri 9 Bengkulu. Metode dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Populasi dalam penelitian ini siswa SMP Negeri 9 Bengkulu. Sampel dalam penelitian ini siswa yang di beri labeling dan guru BK. Teknik Pengumpulan data dalam penelitian inimenggunakan observasi dan wawancara. Teknik analisis data dalam penelitian inidispy data. Setelah data terkumpul dan dianalisis di peroleh hasil penelitian sebagai berikut: 1. Keterbukaan pada pengalaman Berdasarkan hasil penelitian di SMP Negeri 9 keterbukaan pada pengalaman siswa yang telah di beri labeling oleh kelompoknya bersifat kaku dalam satukelompoknya., 2. Kehidupan eksistensialSiswa SMP Negeri 9 yang di beri labeling mudah berprasangka dan mudah tersinggung, karna adanya labeling siswa sering memanipulasi pengalamanya sendiri, 3. Kepercayaan terhadap organisme orang sendiri Siswa tidak berani mengekspresikan apa yang mereka rasakan lebih menahan diri sehingga siswa tidak dapat menyalurkan kemampuanya dengan baik. 4. Perasaan bebas.siswa SMP Negeri 9 yang di beri labeling tidak berani bertindak dan tidak ada merasa bebas. 5. Kreativitas Siswa yang di beri labelling sebenarnya adalah siswa yang kreatif namun karna telah di beri label siswa tersebut tidak berani mengemukakan ide-idenya secara bebas.