SOSIALISASI PENCEGAHAN BULLYING & PERNIKAHAN DINI DI SMPN 3 SITUBONDO
Abstract
Akhir-akhir ini banyak pemberitaan tentang bullying antar siswa,
bahkan sampai memakan korban sedangkan pencegahan perilaku bullying belum
sepenuhnya teratasi dan sesuai harapan. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah
memberikan pemahaman dasar mengenai bullying dan pernikahan dini di
lingkungan sekolah maupun masyarakat, serta dampak hukum yang diterima bila
terjadi kasus bullying di lingkungan sekolah. Dalam kegiatan pengabdian
masyarakat ini, metode yang digunakan adalah penyuluhan (sosialisasi).
Published
2026-08-11
How to Cite
HASANAH, Usrotul.
SOSIALISASI PENCEGAHAN BULLYING & PERNIKAHAN DINI DI SMPN 3 SITUBONDO.
Jurnal Abdi Publik (JAP), [S.l.], v. 5, n. 02, p. 31-38, aug. 2026.
ISSN 2987-5560.
Available at: <https://unars.ac.id/ojs/index.php/JAP/article/view/9059>. Date accessed: 16 aug. 2026.
doi: https://doi.org/10.36841/jap.v5i02.9059.
Section
Articles
Pemberitahuan Hak Cipta
Penulis yang naskahnya diterbitkan pada Jurnal Abdi Publik menyetujui ketentuan berikut:
- Penulis tetap memegang hak cipta atas karyanya dan memberikan jurnal hak publikasi pertama. Karya ini disebarluaskan secara serentak di bawah lisensi Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC BY-SA 4.0), yang mengizinkan pihak lain untuk membagikan dan mengadaptasi karya tersebut dengan syarat memberikan pengakuan/kredit yang sesuai kepada penulis dan mencantumkan tautan publikasi awalnya di jurnal ini.
- Penulis dapat membuat perjanjian kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi artikel yang telah diterbitkan oleh jurnal (misalnya, mengunggahnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan syarat mencantumkan pengakuan yang jelas atas publikasi awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk membagikan karya mereka secara online (misalnya, di repositori institusional atau di situs web pribadi) sebelum dan selama proses pengiriman naskah. Hal ini terbukti dapat mendorong pertukaran ilmiah yang produktif serta meningkatkan jumlah kutipan (sitasi) yang lebih awal dan lebih luas dari karya yang telah diterbitkan.