EDUKASI PENCEGAHAN STUNTING MELALUI PEMANFAATAN DAUN KELOR SEBAGAI INOVASI PANGAN BERGIZI DI DUSUN KANDANG UTARA, DESA OLEAN
Abstract
Stunting masih menjadi masalah gizi kronis di Dusun Kandang Utara, Desa Olean, yang memiliki jumlah kasus tertinggi di wilayah tersebut. Permasalahan ini dipengaruhi oleh rendahnya konsumsi pangan bergizi serta minimnya pengetahuan masyarakat mengenai gizi seimbang. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pencegahan stunting dan mengenalkan pemanfaatan daun kelor sebagai inovasi pangan lokal bergizi. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan partisipatif, meliputi observasi awal, pemberian Pemberian Makanan Tambahan (PMT) berbasis daun kelor selama tiga hari, pemantauan berat badan anak, serta edukasi kepada orang tua. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa olahan daun kelor diterima dengan baik oleh anak-anak dan memberikan perubahan berat badan yang bervariasi dalam jangka pendek. Orang tua juga mengalami peningkatan pemahaman mengenai manfaat daun kelor dan pentingnya gizi seimbang. Kegiatan ini mengindikasikan bahwa pemanfaatan pangan lokal seperti daun kelor dapat menjadi alternatif praktis dan mudah diterapkan dalam mendukung upaya pencegahan stunting di tingkat rumah tangga.
