ANALISIS PENGELOLAAN AGROINDUSTRI PUPUK ORGANIKDAN STRUKTUR RANTAI PASOK DI CV. BERLIAN MAKMUR
Abstract
Pertanian berkelanjutan menuntut penerapan input ramah lingkungan, salah satunya melalui pemanfaatan pupuk organik yang mampu meningkatkan kesuburan tanah dan mengurangi ketergantungan terhadap pupuk kimia. Seiring meningkatnya permintaan pupuk organik, agroindustri pupuk organik dituntut memiliki sistem pengelolaan produksi dan rantai pasok yang efisien serta berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengelolaan agroindustri pupuk organik serta struktur rantai pasok yang diterapkan di CV Berlian Makmur, Kabupaten Situbondo. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi lapangan, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pengolahan pupuk organik telah berjalan melalui tahapan penerimaan bahan baku, pengomposan, pengeringan, pengayakan, pengemasan, dan penyimpanan, namun masih dipengaruhi oleh variasi kualitas bahan baku dan kondisi cuaca. Struktur rantai pasok melibatkan pemasok bahan baku lokal, perusahaan sebagai produsen, distributor, dan konsumen akhir, dengan pola hubungan yang sebagian besar masih bersifat informal. Tantangan utama meliputi ketidakstabilan pasokan, keterbatasan sistem informasi, serta distribusi yang masih berskala lokal. Oleh karena itu, diperlukan penguatan manajemen rantai pasok melalui penerapan standar operasional, kemitraan formal, dan pemanfaatan teknologi guna meningkatkan efisiensi dan daya saing agroindustri pupuk organik.
