ADAPTASI SUMBER DAYA MANUSIA SATPOL PP TERHADAP DINAMIKA LINGKUNGAN PERKOTAAN DALAM MENDUKUNG JAKARTA SEBAGAI KOTA GLOBAL
Abstract
Penelitian ini menganalisis adaptasi sumber daya manusia (SDM) Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) terhadap dinamika lingkungan perkotaan Jakarta dalam proses transformasinya menuju kota global. Dengan pendekatan kualitatif deskriptif-analitis, penelitian ini menggali bagaimana petugas memaknai kepemimpinan operasional, melaksanakan patroli dan penegakan, serta merespons tuntutan teknologi dan sosial dalam tata kelola kota. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan analisis dokumen terhadap 15 informan yang dipilih secara purposive, terdiri dari pejabat struktural, pengendali lapangan, anggota pelaksana, serta masyarakat. Temuan menunjukkan bahwa adaptasi SDM masih terbatas, terutama dalam literasi digital, kemampuan analitis, dan keterampilan komunikasi humanis. Pemanfaatan teknologi seperti CCTV cerdas, aplikasi pelaporan digital, dan sistem command center belum optimal. Implementasi program inovatif seperti Prabu Jakarta, Masyarakat Peduli Tramtibum (MPT), dan Sosbinluh masih inkonsisten akibat pemahaman internal yang tidak merata dan ketiadaan prosedur baku. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan SDM Satpol PP memerlukan pembangunan kapasitas yang terarah dan berkelanjutan dengan penekanan pada kompetensi teknis, manajerial, dan sosial. Peningkatan kemampuan teknologi, standar komunikasi, serta koordinasi lintas sektor menjadi kunci dalam mewujudkan tata kelola ketertiban umum yang sesuai dengan standar kota global.
