PERAN PASAR KOMUNITAS YOGYAKARTA SEBAGAI AKTIVASI CITY BRANDING DALAM PENGUATAN EKONOMI KREATIF LOKAL

  • Alfredo Dwiputra Ardiansyah Universitas Gadjah Mada
  • Prajnadiva Maheswari Wisantoko Universitas Gadjah Mada

Abstract

City branding dapat dipahami sebagai strategi dalam membangun citra kota melalui pemanfaatan identitas budaya, ruang, dan aktivitas. Di Yogyakarta, identitas “Jogja Istimewa” atau Yogyakarta sebagai kota budaya diwujudkan secara konkret melalui hadirnya pasar komunitas. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran pasar komunitas di Yogyakarta sebagai bentuk aktivasi city branding dan kontribusinya terhadap penguatan ekonomi kreatif lokal. Objek kajian meliputi Pasar Wiguna, Pasar Mustokoweni, Peken Kelangenan Kotagede, dan Pasar Suwatu. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan studi literatur. Hasil kajian menunjukkan bahwa pasar komunitas berfungsi sebagai arena aktivasi city branding melalui komunikasi primer (ruang fisik dan praktik budaya), sekunder (promosi dan kurasi narasi di media sosial), dan tersier (user generated content dan pengalaman pengunjung). Secara simultan, pasar komunitas memperkuat ekonomi kreatif lokal melalui pengembangan modal insani, penguatan modal sosial berbasis jejaring komunitas, serta pemanfaatan modal budaya sebagai sumber diferensiasi produk kreatif.

Published
2026-01-25
How to Cite
ARDIANSYAH, Alfredo Dwiputra; WISANTOKO, Prajnadiva Maheswari. PERAN PASAR KOMUNITAS YOGYAKARTA SEBAGAI AKTIVASI CITY BRANDING DALAM PENGUATAN EKONOMI KREATIF LOKAL. PROSIDING SEMINAR NASIONAL UNARS, [S.l.], v. 4, n. 1, p. 168-177, jan. 2026. Available at: <https://unars.ac.id/ojs/index.php/prosidingSDGs/article/view/7861>. Date accessed: 28 jan. 2026.