FAKTOR YANG BERKAITAN DENGAN STUNTING PADA BALITA DI DESA TALKANDANG KABUPATEN SITUBONDO

  • Usrotul Hasanah Universitas Abdurachman Saleh Situbondo
  • Famela Ainina Susanti Wijaya Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Abstract

Stunting adalah sebuah kondisi dimana tinggi badan seseorang ternyata lebih pendek dibanding tinggi badan orang lain pada seusianya. Stunting merupakan gambaran dari status gizi kurang yang bersifat kronik pada masa pertumbuhan dan perkembangan sejak awal kehidupan. Banyak faktor yang dapat menyebabkan terjadinya stunting pada balita seperti karakteristik balita maupun faktor sosial ekonomi. Tujuan dari pengabdian ini adalah mengetahui faktor yang berhubungan dengan kejadian stunting pada balita. Pengabdian ini merupakan pengabdian observasional analitik dengan desain kasus kontrol yang dilakukan di wilayah kerja Puskesmas Talkandang yang diambil sebanyak 34 balita untuk masing-masing kelompok kasus maupun kontrol dengan teknik simple random sampling. Analisis data menggunakan uji Chi-Square dan Fisher Exact. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Panjang badan lahir, riwayat ASI Eksklusif, pendapatan keluarga, pendidikan ibu, dan pengetahuan gizi ibu merupakan faktor yang berhubungan dengan kejadian stunting pada balita. Terdapat hubungan antara panjang badan lahir balita, riwayat ASI eksklusif, pendapatan keluarga, pendidikan ibu dan pengetahuan gizi ibu terhadap kejadian stunting pada balita. Perlunya program yang terintegrasi dan multisektoral untuk meningkatkan pendapatan keluarga, pendidikan ibu, pengetahuan gizi ibu dan pemberian ASI eksklusif untuk mengurangi kejadian stunting.

Published
2026-01-20
How to Cite
HASANAH, Usrotul; SUSANTI WIJAYA, Famela Ainina. FAKTOR YANG BERKAITAN DENGAN STUNTING PADA BALITA DI DESA TALKANDANG KABUPATEN SITUBONDO. PROSIDING SEMINAR NASIONAL UNARS, [S.l.], v. 4, n. 1, p. 104-110, jan. 2026. Available at: <https://unars.ac.id/ojs/index.php/prosidingSDGs/article/view/7824>. Date accessed: 29 jan. 2026.