ANALISIS RISIKO PRODUKSI DAN PENDAPATAN PADA USAHATANI BAWANG MERAH (Allium Cepa Var. Ascalonicum) DI DESA WONOKOYO KECAMATAN KAPONGAN KABUPATEN SITUBONDO
Abstract
Bawang Merah merupakan komoditas hortikultura bernilai ekonomi tinggi, namun usahatani ini menghadapi risiko produksi, harga, dan pendapatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat keuntungan serta risiko produksi, harga, dan pendapatan pada usahatani bawang merah di Desa Wonokoyo, Kecamatan Kapongan, Kabupaten Situbondo. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan pendekatan studi kasus. Data diperoleh dari 23 responden petani bawang merah yang dipilih secara purposive
dan dianalisis menggunakan analisis biaya, pendapatan, dan koefisien variasi (CV). Hasil penelitian menunjukkan bahwa usahatani bawang merah di Desa Wonokoyo tergolong menguntungkan, dengan nilai R/C ratio sebesar 12,8. Risiko produksi memiliki nilai CV sebesar 0,66, risiko harga sebesar 0,023, dan risiko pendapatan sebesar 0,69, yang seluruhnya berada di bawah nilai 1, menunjukkan bahwa tingkat risiko tergolong rendah hingga sedang. Penelitian ini memberikan kontribusi berupa data empiris dari wilayah yang
belum banyak dikaji serta menambahkan dimensi analisis risiko harga secara kuantitatif dalam usahatani bawang merah.