ISOLASI DAN IDENTIFIKASI BAKTERI ANAEROB PENGURAI BAHAN ORGANIK DARI SUNGAI TERCEMAR LIMBAH DOMESTIK RUMAH TANGGA
Abstract
Pencemaran sungai akibat limbah domestik rumah tangga dapat meningkatkan kandungan bahan organik yang berdampak pada perubahan komunitas mikroorganisme perairan, termasuk bakteri anaerob. Bakteri anaerob memiliki peran penting dalam proses penguraian bahan organik serta siklus biogeokimia di lingkungan perairan. Penelitian ini bertujuan untuk mengisolasi dan mengidentifikasi bakteri anaerob pengurai bahan organik dari air Sungai Patokan, Situbondo, yang tercemar limbah domestik rumah tangga. Penelitian dilaksanakan pada bulan September–Desember 2025. Isolasi bakteri dilakukan menggunakan metode cawan tuang pada media Tryptic Soy Agar (TSA) dengan tingkat pengenceran hingga 10⁻⁶ dan diinkubasi selama ±4 hari pada suhu 36°C. Identifikasi bakteri dilakukan berdasarkan pengamatan karakteristik makroskopis koloni, pewarnaan Gram, serta pengamatan mikroskopis yang selanjutnya dibandingkan dengan Bergey’s Manual of Determinative Bacteria dan Cowan and Steel’s Manual. Hasil penelitian menunjukkan adanya dua isolat bakteri anaerob, yaitu isolat A1 yang teridentifikasi sebagai Clostridium sp. (bakteri Gram positif berbentuk batang dengan endospora) dan isolat A2 yang teridentifikasi sebagai Thiobacillus denitrificans (bakteri Gram negatif berbentuk batang).