ANALISIS USAHATANI TUMPANGSARI CABAI RAWIT TEMBAKAU DAN MONOKULTUR CABAI/TEMBAKAU DI DESA DAWUAN KECAMATAN SUBOH KABUPATEN SITUBONDO

  • Desintia Desintia Program Studi Agribisnis, Universitas Abdurachman Saleh Situbondo
  • Endang Suhesti Program Studi Agribisnis, Universitas Abdurachman Saleh Situbondo
  • Wiwik Sri Untari Program Studi Agribisnis, Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Abstract

Tumpangsari merupakan salah satu strategi budidaya tanaman guna mengoptimalkan
pemanfaatan lahan, dan meningkatkan pendapatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk
mengetahui pendapatan usahatani tumpangsari cabai - tembakau dan monokultur
cabai/tembakau, serta untuk mengetahui tingkat efisiensi usahatani tumpangsari cabai -
tembakau dan monokultur cabai /tembakau di Desa Dawuan Kecamatan Suboh. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa usahatani tumpangsari cabai dan tembakau lebih menguntungkan
dibandingkan usahatani monokultur cabai/tembakau. Pendapatan selama satu musim
perhektar usahatani tumpangsari sebesar Rp. 88.478.718,- sedangkan pendapatan usahatani
monokultur tembakau sebesar Rp. 43.582.670,- dan pendapatan usahatani monokultur cabai
sebesar Rp. 81.852.578. R/C Ratio usahatani tumpangsari tembakau dan cabai sebesar 3,50 dan
R/C rasio monokultur cabai/tembakau masing-masing 3,28 dan 2,59. Dengan demikian
usahatani tumpangsari cabai /tembakau lebih efisien.

Published
2025-03-23
How to Cite
DESINTIA, Desintia; SUHESTI, Endang; UNTARI, Wiwik Sri. ANALISIS USAHATANI TUMPANGSARI CABAI RAWIT TEMBAKAU DAN MONOKULTUR CABAI/TEMBAKAU DI DESA DAWUAN KECAMATAN SUBOH KABUPATEN SITUBONDO. PRIMA EKSAKTA, [S.l.], v. 2, n. 1, p. 15-23, mar. 2025. ISSN 3047-7697. Available at: <https://unars.ac.id/ojs/index.php/pe/article/view/6259>. Date accessed: 02 feb. 2026. doi: https://doi.org/10.36841/pe.v2i1.6259.
Section
Articles