Sosialisasi Budidaya Sorghum sebagai Upaya Diversifikasi Pangan Petani di Desa Kamal Arjasa Kabupaten Jember
Abstract
Ketahanan pangan menjadi salah satu isu strategis dalam pembangunan pertanian Indonesia, terutama di tengah meningkatnya ancaman perubahan iklim, alih fungsi lahan, serta tingginya ketergantungan masyarakat terhadap komoditas pangan tertentu seperti padi. Kondisi tersebut mendorong perlunya diversifikasi pangan berbasis potensi lokal melalui pengembangan tanaman alternatif yang adaptif terhadap berbagai kondisi lingkungan. Sorghum merupakan salah satu komoditas serealia yang memiliki produktivitas tinggi, toleran terhadap kekeringan, serta memiliki kandungan gizi yang baik sehingga berpotensi dikembangkan sebagai sumber pangan alternatif. Namun demikian, tingkat pengetahuan petani mengenai teknik budidaya, manfaat ekonomi, dan pemanfaatan sorgum masih relatif terbatas. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman petani mengenai budidaya sorgum sebagai upaya mendukung diversifikasi pangan di Desa Kamal, Kecamatan Arjasa, Kabupaten Jember. Kegiatan dilaksanakan melalui metode sosialisasi edukatif yang meliputi penyampaian materi, diskusi interaktif, dan tanya jawab mengenai karakteristik tanaman sorgum, teknik budidaya, pengelolaan pascapanen, serta peluang pengembangan usaha berbasis sorgum. Selama kegiatan berlangsung, peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi dan berpartisipasi aktif dalam diskusi mengenai peluang pengembangan sorgum di wilayah setempat. Berdasarkan hasil observasi, kegiatan ini mampu meningkatkan wawasan petani mengenai pentingnya diversifikasi pangan berbasis komoditas lokal yang adaptif terhadap perubahan iklim. Program ini diharapkan menjadi langkah awal dalam mendorong pengembangan budidaya sorgum secara berkelanjutan serta memperkuat ketahanan pangan masyarakat pedesaan.
Downloads
References
Awika, J. M. (2022). Sorghum: Its unique nutritional and health-promoting attributes. Cereal Foods World, 67(2), 1–8.
Badan Pangan Nasional. (2023). Rencana Strategis Badan Pangan Nasional Tahun 2023–2026. Jakarta: Badan Pangan Nasional Republik Indonesia.
Badan Pangan Nasional. (2023). Kebijakan Diversifikasi Konsumsi Pangan Berbasis Sumber Daya Lokal. Jakarta: Badan Pangan Nasional.
Chambers, R. (2022). Participatory workshops: A sourcebook of 21 sets of ideas and activities. Routledge.
Davis, K., Babu, S. C., & Blom, S. (2022). Agricultural extension and advisory services in the twenty-first century. Journal of Agricultural Education and Extension, 28(3), 261–279.
Food and Agriculture Organization (FAO). (2023). The State of Food Security and Nutrition in the World 2023: Urbanization, agrifood systems transformation and healthy diets across the rural–urban continuum. Rome: FAO.
Food and Agriculture Organization. (2023). Building resilient food systems. Rome: FAO.
Knowles, M. S., Holton, E. F., & Swanson, R. A. (2020). The adult learner: The definitive classic in adult education and human resource development (9th ed.). Routledge.
Kementerian Pertanian Republik Indonesia. (2023). Pedoman Teknis Pengembangan Tanaman Sorgum Tahun 2023. Jakarta: Direktorat Jenderal Tanaman Pangan, Kementerian Pertanian Republik Indonesia.
Kementerian Pertanian Republik Indonesia. (2023). Roadmap Diversifikasi Pangan Berbasis Potensi Lokal Tahun 2023–2027. Jakarta: Kementerian Pertanian RI.
Leeuwis, C., & Van den Ban, A. W. (2021). Communication for rural innovation: Rethinking agricultural extension (4th ed.). Wiley-Blackwell.
Mawarni, L., Suryani, E., & Hidayat, A. (2023). Diversification of sorghum-based food products to strengthen local food security. Jurnal Pangan Indonesia, 32(2), 145–158.
Norton, G. W., Alwang, J., & Masters, W. A. (2022). Economics of agricultural development: World food systems and resource use (4th ed.). Routledge.
Pretty, J. (2021). Social capital and the collective management of agricultural resources. International Journal of Agricultural Sustainability, 19(4), 289–304.
Purwaningrum, B. A., Taqi, F. M., & Muhandri, T. (2025). Pengembangan Nasi Sorgum Instan dengan Teknologi Fluidized Bed Dryer dan Penambahan Gliserol [ Development of Instant Sorghum Rice Using Fluidized Bed Dryer Technology and Glycerol Addition ]. 36(1), 84–94.
Rivera, W. M., & Qamar, M. K. (2021). Agricultural extension, rural development and the food security challenge. FAO.
Rogers, E. M. (2003). Diffusion of innovations (5th ed.). New York: Free Press.
Swanson, B. E., & Rajalahti, R. (2021). Strengthening agricultural extension and advisory systems: Procedures for assessing, transforming, and evaluating extension systems. Washington, DC: World Bank.
Tan, D., Alfonsus, A. P., Fugaha, D. R., Tinardi, C., Nathania, A., Vienna, S., & Astina, J. (2024). Comprehensive Utilization of Sorghum ( Sorghum bicolor ) in the Food Industry and Its Nutritional Properties : A Review. 6(1), 9–34.
Tentara, J., No, P., Bogor, K., Barat, J., Tentara, J., No, P., Bogor, K., & Barat, J. (2023). Model of Sorghum Agroindustry Development to Supports Food Diversification : a Case Study in East Flores District , East Nusa Tenggara Province. 21(2), 187–198.
Taylor, J. R. N., & Awika, J. M. (2022). Sorghum: Nutritional quality and health benefits. In C. W. Wrigley, H. Corke, K. Seetharaman, & J. Faubion (Eds.), Encyclopedia of Food Grains (3rd ed., pp. 248–262). Elsevier.
Widodo, S., Sulistyawati, H., Rahayu, P., Fahmi, D. A., Triastono, J., Sahara, D., Pustika, A. B., Widyayanti, S., Purwaningsih, H., Economics, C., Agency, I., Municipality, J. S., Province, J., Barat, J., Agency, I., Istimewa, D., & Province, Y. (2025). Sorghum Development in Indonesia : Market Efficiency and Partnership Model Approach. 11(1), 103–120.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Pemberitahuan Hak Cipta:
Seluruh karya yang dipublikasikan pada jurnal MIMBAR INTEGRITAS dilindungi oleh hak cipta dan didistribusikan di bawah lisensi Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC BY-SA 4.0). Lisensi ini memberikan kebebasan kepada pengguna untuk menyalin, membagikan, menampilkan, mengadaptasi, dan mengembangkan karya dalam bentuk apa pun, termasuk untuk tujuan komersial, dengan ketentuan:
- Pengguna wajib mencantumkan kredit yang sesuai kepada penulis dan sumber asli publikasi.
- Pengguna harus menyertakan tautan atau informasi mengenai lisensi CC BY-SA 4.0.
- Apabila karya diubah, diadaptasi, atau dikembangkan, maka hasil karya turunan wajib didistribusikan menggunakan lisensi yang sama.
- Penggunaan karya tidak boleh menghilangkan hak moral penulis sebagai pemilik karya asli.
Dengan lisensi ini, publikasi dapat diakses dan dimanfaatkan secara luas untuk kepentingan akademik, penelitian, pendidikan, dan pengembangan ilmu pengetahuan dengan tetap menghormati hak cipta penulis.











