Sosialisasi Pemetaan Potensi Ekonomi Desa Berbasis Pendekatan Diagnostik Lima Layer untuk Perencanaan Pembangunan Partisipatif
indonesia
Abstract
Artikel ini menyajikan rancangan dan implementasi kegiatan sosialisasi pemetaan potensi ekonomi desa menggunakan pendekatan diagnostik lima layer: struktur produksi, tenaga kerja dan penghidupan (livelihood), rantai nilai dan pasar, kelembagaan dan tata kelola, serta spasial dan konektivitas wilayah. Kesenjangan antara ketersediaan data potensi desa dan kapasitas aparat desa dalam memanfaatkan data tersebut menjadi masalah yang mendorong kegiatan ini. Dengan mengacu pada Sustainable Livelihoods Framework Scoones, kegiatan sosialisasi dirancang sebagai jembatan pengetahuan yang mentransfer kerangka analisis diagnostik kepada pemangku kepentingan desa secara partisipatif. Metode yang digunakan mencakup ceramah interaktif, diskusi kelompok terfokus (FGD), pemetaan partisipatif, dan evaluasi pre-test/post-test. Kegiatan dilaksanakan selama dua hari yang melibatkan 31 peserta terdiri atas aparat desa, tokoh masyarakat, ketua kelompok tani, pengelola BUMDes, dan perwakilan perempuan serta pemuda. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta secara signifikan berdasarkan perbandingan pre-test dan post-test, teridentifikasinya potensi unggulan dan kendala utama desa di setiap layer, serta tersusunnya rekomendasi program prioritas jangka pendek dan menengah. Kegiatan ini memberikan kontribusi nyata pada penguatan kapasitas perencanaan pembangunan desa yang berbasis bukti dan partisipatif, sejalan dengan amanat UU No. 6 Tahun 2014 tentang Desa dan program prioritas Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal tahun 2026.
Downloads
References
- Badan Pusat Statistik. (2025). Keadaan Angkatan Kerja di Indonesia Februari 2025 (Katalog No. 2303004). Jakarta: BPS.
- Karyana, Y. (2023). Inovasi pemberdayaan BUMDes sebagai simpul penggerak ekonomi masyarakat desa. Populika, 11(1), 41–49. https://doi.org/10.37631/populika.v11i1.731
- Maryadi. (2025). Analisis pengaruh diversifikasi sumber pendapatan terhadap ketahanan ekonomi rumah tangga di Desa Wirogomo [Skripsi]. Universitas Negeri Semarang. http://lib.unnes.ac.id/71844/
- Mustoip, S., & Al Ghozali, M. I. (2022). Mewujudkan Potensi Desa Gintungranjeng melalui Pendekatan Asset-Based Community Development. Inisiatif: Jurnal Dedikasi Pengabdian Masyarakat, 1(2), 44-55.
- Nasir, N. (2026). Efektivitas Partisipasi Masyarakat dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Studi Kasus di Desa Bulogading, Kecamatan Bontonompo, Kabupaten Gowa). Jurnal Dialektika Politik, 10(1), 50-64. https://doi.org/10.37949/jdp.v10i1.290
- Nugraha, S. B. (2022). Pemetaan Potensi Desa Ngesrepbalong Berbasis Masyarakat. Dimas: Jurnal Pemikiran Agama untuk Pemberdayaan. 21(2), 153–166.
- Purnomo, S. D., Istiqomah, I., & Suharno, S. (2021). The effect of human capital and human capital spillover on economic growth. ICORE, 5(1), 518-524.
- Ridwan, M. (2020). Peran BUMDes dalam meningkatkan perekonomian masyarakat desa. Jurnal Ekonomi Desa, 12(2), 40–50.
- Scoones, I. (1998). Sustainable rural livelihoods: A framework for analysis. IDS Working Paper 72. Brighton: Institute of Development Studies.
- Scoones, I. (2024). Sustainable livelihoods and rural development. Social Sciences Academic Press (China).
- Setiawan, F. (2023). Pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes) di Desa Tumbang Bantian. Jurnal Mediasosian: Jurnal Ilmu Sosial dan Administrasi Negara, 7(1), 48–58. https://doi.org/10.30737/mediasosian.v7i1.4157
- Utami, D. P., & Setiawan, B. (2023). Aktivitas perdesaan nonpertanian dalam transformasi perdesaan di Kabupaten Kediri. Jurnal Pembangunan Wilayah dan Kota, 19(1), 1–15.
- Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa. Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 7.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Pemberitahuan Hak Cipta:
Seluruh karya yang dipublikasikan pada jurnal MIMBAR INTEGRITAS dilindungi oleh hak cipta dan didistribusikan di bawah lisensi Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC BY-SA 4.0). Lisensi ini memberikan kebebasan kepada pengguna untuk menyalin, membagikan, menampilkan, mengadaptasi, dan mengembangkan karya dalam bentuk apa pun, termasuk untuk tujuan komersial, dengan ketentuan:
- Pengguna wajib mencantumkan kredit yang sesuai kepada penulis dan sumber asli publikasi.
- Pengguna harus menyertakan tautan atau informasi mengenai lisensi CC BY-SA 4.0.
- Apabila karya diubah, diadaptasi, atau dikembangkan, maka hasil karya turunan wajib didistribusikan menggunakan lisensi yang sama.
- Penggunaan karya tidak boleh menghilangkan hak moral penulis sebagai pemilik karya asli.
Dengan lisensi ini, publikasi dapat diakses dan dimanfaatkan secara luas untuk kepentingan akademik, penelitian, pendidikan, dan pengembangan ilmu pengetahuan dengan tetap menghormati hak cipta penulis.










