Peningkatan Kompetensi Nelayan Kenjeran Surabaya melalui Pelatihan Perawatan dan Reparasi Kapal FRP
Abstract
Tambak Wedi, Kenjeran, merupakan kawasan pesisir di Surabaya dengan aktivitas nelayan yang cukup padat serta memiliki posisi strategis karena berhadapan langsung dengan Selat Madura. Masyarakat pesisir di wilayah ini pada umumnya masih mengandalkan kapal kayu untuk kegiatan penangkapan ikan maupun wisata bahari. Seiring kemajuan teknologi perkapalan, kapal berbahan Fiberglass Reinforced Plastic (FRP) mulai menjadi pilihan alternatif karena memiliki bobot lebih ringan serta membutuhkan biaya perawatan yang relatif lebih rendah. Meskipun demikian, pemahaman dan keterampilan nelayan terkait perawatan dan perbaikan kapal FRP masih terbatas. Oleh karena itu, kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas nelayan dalam melakukan perawatan dan reparasi kapal berbahan FRP. Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui tiga tahapan, yaitu: (1) penyampaian materi mengenai karakteristik dan material penyusun kapal FRP, (2) pengenalan peralatan kerja, prosedur operasional, serta aspek keselamatan dan kesehatan kerja (K3), dan (3) praktik langsung perbaikan lambung kapal FRP dengan partisipasi aktif nelayan. Melalui kegiatan pelatihan ini, diharapkan nelayan Tambak Wedi mampu memiliki keterampilan dasar dalam merawat dan memperbaiki kapal FRP secara mandiri. Hasil dari program PkM ini menunjukkan adanya peningkatan kemampuan nelayan, yang meliputi pemahaman terhadap material kapal FRP, kesadaran terhadap penerapan K3 dalam pekerjaan berbasis FRP, serta peningkatan keterampilan praktis dalam perawatan dan perbaikan kapal FRP.
Downloads
References
- Abdul, G., Ruddianto, Aang, W., Arie, I., Arief S., Faiz H., Tri, T., Kusuma, G.E., Ashari, M.L.3. (2023). Pelatihan Pembuatan Kapal Berbahan Fiber Bagi Kelompok Nelayan Kecamatan Sedati Sidoarjo. Jurnal Cakrawala Maritim, 6(2), 7-11.
- Agung P. U., Mirna A., Ruddianto, Gaguk S., Putu A. W., Anggara T. N., Luqman C. (2023). Pelatihan Pembuatan Miniatur Kapal Berdasar Standar Desain Berbahan Fiberglass Reinforced Plastic (FRP) untuk Kelompok Pengrajin di Wilayah Pantai Situbondo. INTEGRITAS: Jurnal Pengabdian, 7 (2), 391-402.
- Putu, A. W., Richard, W. B. (2014). Wood vs FRP, Sustainable Material for Indonesian Fishing Vessels Based on Fishers' Perspectives. Proceeding the 9th International Conference on Marine Technology.
- Putu, A. W., Richard, W. B. (2018). Fiberglass Reinforced Plastic as construction material for Indonesian fishing vessels challenges and future potential development. MATEC Web Conf. Volume 204, 05009.
- Putu A.W., Aang, W., Fathulloh, Putu S. A., Budianto, Sumardiyono. (2018). Pelatihan Pembuatan Perahu Berbahan FRP (Fiberglass Reinforced Plastic) untuk Pengrajin Perahu Nelayan di Desa Gisik Cemandi, Sidoarjo, Jawa Timur.
- Yayang C. R., Putu A. W., Fitri H. (2018). Analisis Teknis dan Ekonomis Pelapisan Material Fiberglass Reinforced Plastic pada Kapal Ikan Tradisional 20 GT Menggunakan Metode Hand Lay Up. Prosiding Seminar Nasional MASTER PPNS, 83-88.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Pemberitahuan Hak Cipta:
Seluruh karya yang dipublikasikan pada jurnal MIMBAR INTEGRITAS dilindungi oleh hak cipta dan didistribusikan di bawah lisensi Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC BY-SA 4.0). Lisensi ini memberikan kebebasan kepada pengguna untuk menyalin, membagikan, menampilkan, mengadaptasi, dan mengembangkan karya dalam bentuk apa pun, termasuk untuk tujuan komersial, dengan ketentuan:
- Pengguna wajib mencantumkan kredit yang sesuai kepada penulis dan sumber asli publikasi.
- Pengguna harus menyertakan tautan atau informasi mengenai lisensi CC BY-SA 4.0.
- Apabila karya diubah, diadaptasi, atau dikembangkan, maka hasil karya turunan wajib didistribusikan menggunakan lisensi yang sama.
- Penggunaan karya tidak boleh menghilangkan hak moral penulis sebagai pemilik karya asli.
Dengan lisensi ini, publikasi dapat diakses dan dimanfaatkan secara luas untuk kepentingan akademik, penelitian, pendidikan, dan pengembangan ilmu pengetahuan dengan tetap menghormati hak cipta penulis.










