IMPLEMENTASI PENGENDALIAN HAMA TIKUS SECARA ALAMI MELALUI PEMAFAATAN BURUNG HANTU DI LAHAN PERTANIAN PADI KELURAHAN WIROLEGI JEMBER
Abstract
Serangan hama tikus merupakan serangan yang dapat membuat petani rugi dalam kegiatan usahataninya. Serangan hama tikus menghambat terjadi diseluruh fase tanaman padi sehingga petani dapat kehilangan hasil panen. Permasalahan tersebut hampir dialami oleh seluruh petani padi, salah satunya petani padi Desa Wirolegi, Kecamatan Jember. Solusi untuk permasalahan tersebut adalah dengan memanfaatkan burung hantu sebagai predator bagi hama tikus. Metode pengendalian ini didukung dengan pemasangan rumah burung hantu sebagai tempat burung hantu. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan partisipatif, petani akan langsung terlibat dalam kegiatan pengendalian. Hasil dari penelitian petani tidak bergantung pada pestisida kimia dan penurunan frekuensi serangan hama tikus.
Downloads
Pemberitahuan Hak Cipta
- Seluruh artikel yang diterbitkan pada Jurnal Mimbar Integritas merupakan karya ilmiah penulis yang dilindungi oleh ketentuan hak cipta. Hak cipta artikel tetap berada pada penulis, namun penulis memberikan hak kepada pengelola jurnal untuk mempublikasikan, mendistribusikan, dan mengarsipkan artikel dalam media elektronik.
-
Artikel pada Jurnal Mimbar Integritas dipublikasikan dengan lisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License, yang memperbolehkan penggunaan, distribusi, dan adaptasi karya untuk kepentingan nonkomersial dengan tetap mencantumkan sumber asli dan menggunakan lisensi yang sama.
-
Redaksi jurnal tidak bertanggung jawab atas pelanggaran hak cipta terhadap materi pihak ketiga yang digunakan penulis dalam artikel yang dipublikasikan.










