SOSIALISASI GIZI SEIMBANG: UPAYA PENCEGAHAN STUNTING DI DESA BANJARAGUNG, KECAMATAN KAJORAN, KABUPATEN MAGELANG
Abstract
Stunting merupakan masalah gizi kronis yang masih menjadi tantangan besar di Indonesia, termasuk di Kabupaten Magelang. Kurangnya pengetahuan masyarakat tentang gizi seimbang menjadi salah satu faktor penyebab utama stunting. Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang gizi seimbang di Desa Banjaragung, Kecamatan Kajoran, Kabupaten Magelang melalui sosialisasi yang memanfaatkan media mading. Metode yang digunakan adalah Asset Based Community Development (ABCD) dengan fokus pada aset individu. Kegiatan sosialisasi dilakukan dengan melibatkan kader Posyandu dan ibu-ibu yang memiliki anak baduta dan balita. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sosialisasi gizi seimbang melalui media mading dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang pentingnya gizi seimbang. Partisipasi aktif masyarakat dalam kegiatan sosialisasi menunjukkan adanya peningkatan kesadaran akan pentingnya pemenuhan gizi anak untuk mencegah stunting. Diharapkan program serupa dapat terus dilakukan untuk mendukung upaya penurunan angka stunting di Indonesia.
Downloads
Pemberitahuan Hak Cipta:
Seluruh karya yang dipublikasikan pada jurnal MIMBAR INTEGRITAS dilindungi oleh hak cipta dan didistribusikan di bawah lisensi Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC BY-SA 4.0). Lisensi ini memberikan kebebasan kepada pengguna untuk menyalin, membagikan, menampilkan, mengadaptasi, dan mengembangkan karya dalam bentuk apa pun, termasuk untuk tujuan komersial, dengan ketentuan:
- Pengguna wajib mencantumkan kredit yang sesuai kepada penulis dan sumber asli publikasi.
- Pengguna harus menyertakan tautan atau informasi mengenai lisensi CC BY-SA 4.0.
- Apabila karya diubah, diadaptasi, atau dikembangkan, maka hasil karya turunan wajib didistribusikan menggunakan lisensi yang sama.
- Penggunaan karya tidak boleh menghilangkan hak moral penulis sebagai pemilik karya asli.
Dengan lisensi ini, publikasi dapat diakses dan dimanfaatkan secara luas untuk kepentingan akademik, penelitian, pendidikan, dan pengembangan ilmu pengetahuan dengan tetap menghormati hak cipta penulis.










