PENDAMPINGAN PEMBUATAN DAN PEMASARAN PETIS SEHAT CAP MERDEKA PADA DASAWISMA ANGGREK DI DESA KILENSARI KECAMTAN PANARUKAN KABUPATEN SITUBONDO
Abstract
Situbondo memiliki garis pantai sepanjang 150 Km yang luas pantainya terpanjang diantara kabupaten lain tetangganya, diantaranya Bondowoso dan juga Banyuwangi. Potensi kelautan situbondo tentunya membuat banyak dari masyarakatnya bermata pencaharian sebagai nelayan dan usah-usaha di bidang perikanan (bps, 2021). Salah satu hasil ikutan yang dihasilkan oleh proses kegiatan pemindangan ikan adalah kaldu ikan. Petis merupakan produk olahan atau awetan yang termasuk dalam kelompok saus yang menyerupai bubur kental, liat dan elastis, berwarna hitam atau cokelat tergantung pada jenis bahan yang digunakan serta merupakan produk pangan yang mempunyai tekstur setengah padat. Metode yang digunakan dalam pengabdian kepada masyarakat ini adalah pendampingan dan pendidikan masyarakat. Metode pendampingan yang dilakukan berkaitan dengan tahap-tahap pembuatan Petis sehat dan pemasaran khususnya pemasaran produk petis sehat yang dihasilkan Dasawisma Anggrek yang di ketuai oleh ibu dina, seperti pendampingan dalam proses pembuatan label dan pendampingan dalam proses pengemasan. Hasil pengabdian ini memberikan kontribusi nyata pada masyarakat sasaran, mitra bertambah keterampilannya dalam membuat Petis dan dapat menyusun strategi pemasaran dengan memanfaatkan media sosial.
Downloads
Pemberitahuan Hak Cipta:
Seluruh karya yang dipublikasikan pada jurnal MIMBAR INTEGRITAS dilindungi oleh hak cipta dan didistribusikan di bawah lisensi Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC BY-SA 4.0). Lisensi ini memberikan kebebasan kepada pengguna untuk menyalin, membagikan, menampilkan, mengadaptasi, dan mengembangkan karya dalam bentuk apa pun, termasuk untuk tujuan komersial, dengan ketentuan:
- Pengguna wajib mencantumkan kredit yang sesuai kepada penulis dan sumber asli publikasi.
- Pengguna harus menyertakan tautan atau informasi mengenai lisensi CC BY-SA 4.0.
- Apabila karya diubah, diadaptasi, atau dikembangkan, maka hasil karya turunan wajib didistribusikan menggunakan lisensi yang sama.
- Penggunaan karya tidak boleh menghilangkan hak moral penulis sebagai pemilik karya asli.
Dengan lisensi ini, publikasi dapat diakses dan dimanfaatkan secara luas untuk kepentingan akademik, penelitian, pendidikan, dan pengembangan ilmu pengetahuan dengan tetap menghormati hak cipta penulis.










