Studi Kandungan Belerang Pada Air Sungai Di Desa Bantal Kecamatan Asembagus
Abstract
Desa Bantal di Kecamatan Asembagus mempunyai sungai dengan kandungan belerang akibat proses alami. Pengaruh kandungan belerang terhadap parameter fisik air sungai sangat penting untuk dikaji karena dapat menunjukkan bagaimana dampaknya terhadap kualitas air secara menyeluruh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan belerang (sulfida/H₂S) serta pengaruhnya terhadap parameter fisika dan kimia air sungai di Desa Bantal, Kecamatan Asembagus. Penelitian dilakukan melalui pengukuran langsung di lapangan (in situ) menggunakan alat water quality tester dan pengujian laboratorium dengan metode kolorimetrik. Parameter fisik yang diamati meliputi suhu, kecerahan, dan bau air, sedangkan parameter kimia meliputi pH, salinitas, dan kandungan sulfida. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kandungan sulfida (H₂S) sebesar <0,01 mg/L, yang tergolong rendah dan berada di bawah ambang deteksi baku mutu yang berlaku. Nilai pH air sebesar 7,08 menunjukkan kondisi netral, dengan suhu air 24°C dan salinitas 1080 ppm. Kecerahan air tercatat sebesar 2,8 cm dan tidak terdeteksi adanya bau belerang. Hasil ini menunjukkan bahwa kandungan belerang di sungai tersebut berasal dari proses alami dan belum memberikan dampak signifikan terhadap kualitas air maupun ekosistem perairan. Penelitian ini dapat menjadi data dasar untuk pemantauan kualitas air sungai dan mendukung pengelolaan lingkungan perairan yang berkelanjutan di wilayah Asembagus.









