INOVASI PENGOLAHAN BIJI LABU KUNING MENJADI SUSU SEHAT DAN BERNILAI EKONOMI

  • Dini Ayu Pramitasari Universitas Gresik
  • Firdaus Indrajaya Tuharea Universitas Gresik
  • Rachmad Ilham Universitas Gresik
  • Rusdiyanto Rusdiyanto Universitas Gresik
  • Adiba Fuad Syamlan Universitas Gresik

Abstract

Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah mengembangkan inovasi dalam pengolahan biji labu kuning yang selama ini dianggap sebagai limbah barang tak berguna menjadi produk yang mempunyai nilai manfaat sebagai susu nabati yang sehat dan bernilai ekonomi. Selain mengatasi permasalahan limbah pertanian, inovasi ini diharapkan mampu membuka peluang usaha baru bagi masyarakat setempat dengan pemanfaatan sumber daya lokal yang berkelanjutan.


Metode yang diterapkan pada kegiatan pengabdian masyarakat ini meliputi identifikasi karakteristik nutrisi biji labu kuning, pengembangan teknik ekstraksi susu nabati menggunakan proses ramah lingkungan, serta evaluasi kualitas produk dari segi kandungan gizi dan keamanan pangan. Pelatihan produksi dan pemberdayaan masyarakat kami memberikan penyuluhan dan pelatihan tentang pengetahuan dan pengembangan kapasitas usaha mikro.


Produk susu nabati yang berasal dari biji labu kuning ini sebagai alternatif minuman sehat dengan nilai tambah nutrisi mengandung protein, serat, vitamin, dan antioksidan yang cukup tinggi, Sehingga produk susu nabati dari biji labu kuning ini juga diminati oleh masyarakat lokal karena rasa yang unik dan mempunyai nilai ekonomi yang menjanjikan bagi para pelaku usaha. Implikasi dari hasil pengabdian ini meliputi pengurangan limbah pertanian yang berdampak positif terhadap lingkungan serta peningkatan pendapatan masyarakat melalui pengembangan usaha mikro berkelanjutan. Inovasi ini juga mendorong pemanfaatan sumber daya alam secara optimal dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya produk sehat berbasis bahan lokal.


Hasil akhir menunjukkan bahwa program inovasi pengolahan biji labu kuning menjadi susu nabati berhasil memberikan kontribusi ganda, yakni sebagai solusi pengelolaan limbah dan sumber penghasilan tambahan, sehingga membuka peluang ekonomi baru sekaligus mendukung kesehatan masyarakat secara luas.


 


Kata Kunci:  biji labu kuning, susu nabati, ekonomi berkelanjutan, ketahanan pangan


 

Downloads

Download data is not yet available.

References

Aji, M. B. P., Rizkyah, S. A., Fidhayanti, A. R., Isnaini, S. A., Roidah, I. S., & Diana, L. (2022). Pengembangan Limbah Biji Alpukat Sebagai Inovasi Produk Minuman Kesehatan (Studi Kasus KWT Mekar Sentosa). KARYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(3), 87–90.

Altaf, A., Sharma, H., Dar, A. H., Dash, K. K., Pandey, V. K., & Manzoor, M. (2025). Phytochemical potential and biological activity of pumpkin: a review. Food Safety and Health, 3(2), 188–201.

Assembly, U. N. G. (2015). Transforming our world: the 2030 Agenda for Sustainable Development.

Batool, M., Ranjha, M., Roobab, U., Manzoor, M. F., Farooq, U., Nadeem, H. R., Nadeem, M., Kanwal, R., Abdelgawad, H., & Al Jaouni, S. K. (2022). Nutritional Value, Phytochemical Potential, and Therapeutic Benefits of Pumpkin (Cucurbita sp.). Plants 2022, 11, 1394. s Note: MDPI stays neutral with regard to jurisdictional claims

Fauziah, D. A., Khoir, F., Sa’adah, U., Amri, M. R. S., & Lestari, L. T. (2025). Pemberdayaan Wirausaha Mandiri Keluarga dalam Mendukung Kewirausahaan Berkelanjutan di Kelurahan Geluran Sidoarjo. PaKMas: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(1).

Gavril, R. N., Stoica, F., Lipșa, F. D., Constantin, O. E., Stănciuc, N., Aprodu, I., & Râpeanu, G. (2024). Pumpkin and pumpkin by-products: A comprehensive overview of phytochemicals, extraction, health benefits, and food applications. Foods, 13(17), 2694.

Kirana, D. S., Marsyanti, S. C., & Indrawati, R. S. (2024). BIJI LABU KUNING SEBAGAI POTENSI SUMBER BAHAN PANGAN LOKAL TINGGI PROTEIN: A SYSTEMATIC REVIEW. Berkala Ilmiah Mahasiswa Gizi Indonesia, 11(1), 1–7.

Mariotti, F. (2025). Nutritional and health benefits and risks of plant-based substitute foods. Proceedings of the Nutrition Society, 84(1), 110–123.

Nataliawati, R., Galaharbang, Y., Indira, I., & Yaumi, S. (2025). Pemberdayaan Ibu Rumah Tangga Melalui Inovasi Susu Kedelai Aneka Rasa di Desa Kedungdadi: Pengabdian. Jurnal Pengabdian Masyarakat Dan Riset Pendidikan, 3(4), 2515–2519.
Putri, T. I., & Rosida, D. F. (2025). Nutritional Study of RUTF Snack Bar from Jackfruit Seed Flour, Durian Seed Flour, and Cempedak Seed Flour. AJARCDE (Asian Journal of Applied Research for Community Development and Empowerment), 9(1), 174–177.

Rismaya, R. (2023). LABU KUNING. PANGAN ALTERNATIF, 190.

Safira Hakim, H. (2021). Modifikasi Produk Susu Nabati Biji Labu Kuning Kinsee Milk untuk Vegetarian.

Syarif, R., Malik, A. J., Syahnur, K. N. F., Fitriyani, F., Riana, M. A., & Arifin, I. (2022). Pengenalan Konsep Ekonomi Sirkular Melalui Webinar “Ekonomi Sirkular: Solusi Masalah Persampahan di Indonesia.” Celebes Journal Of Community Services, 1(1), 28–35.

UPN Veteran Jawa Timur, U. P. N. (2025). Food Science and Technology Proceeding 9th.

Widowati, S., & Nurfitriani, R. A. (2023). Diversifikasi pangan lokal untuk ketahanan pangan: perspektif ekonomi, sosial, dan budaya. Penerbit BRIN.
Published
2026-04-23
How to Cite
PRAMITASARI, Dini Ayu et al. INOVASI PENGOLAHAN BIJI LABU KUNING MENJADI SUSU SEHAT DAN BERNILAI EKONOMI. INTEGRITAS : Jurnal Pengabdian, [S.l.], v. 10, n. 1, p. 198-209, apr. 2026. ISSN 2615-0794. Available at: <https://unars.ac.id/ojs/index.php/integritas/article/view/7188>. Date accessed: 30 apr. 2026. doi: https://doi.org/10.36841/integritas.v10i1.7188.