STUDI EKSPLORATIF PERUBAHAN WARNA DAGING BUAH SEMANGKA (CITRULLUS LANATUS) PASCA APLIKASI HORMON GIBERELIN
Abstract
Semangka (Citrullus lanatus) merupakan komoditas hortikultura yang memiliki nilai ekonomi tinggi dan banyak diminati konsumen. Salah satu indikator kualitas buah semangka adalah warna daging buah yang menarik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian hormon giberelin terhadap kualitas warna daging buah semangka. Penelitian dilaksanakan menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) non-faktorial yang terdiri atas empat taraf konsentrasi giberelin, yaitu G0 = 0 ppm, G1 = 100 ppm, G2 = 200 ppm, dan G3 = 300 ppm dengan enam ulangan. Parameter yang diamati adalah warna daging buah menggunakan Royal Horticultural Society (RHS) Colour Chart. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian hormon giberelin mampu meningkatkan intensitas warna merah daging buah semangka. Perlakuan G0 menghasilkan warna 47D Red Pink, perlakuan G1 menghasilkan warna 42B Medium Red, sedangkan perlakuan G2 dan G3 menghasilkan warna 45B Dark Red. Hasil tersebut menunjukkan bahwa pemberian giberelin pada konsentrasi 200 ppm dan 300 ppm menghasilkan warna merah daging buah yang lebih pekat dibandingkan perlakuan lainnya. Dengan demikian, aplikasi hormon giberelin berpotensi meningkatkan intensitas warna merah daging buah semangka.




.png)





