KOMPOSISI DAN STRUKTUR VEGETASI HUTAN MANGROVE DI PANTAI JAMBAK KOTA PADANG: PERAN DALAM PERLINDUNGAN GARIS PANTAI
Abstract
Hutan mangrove merupakan ekosistem pesisir yang memiliki peranan penting dalam menjaga keseimbangan lingkungan, melindungi pantai dari abrasi, serta mendukung keberlangsungan berbagai organisme yang hidup di wilayah pesisir. Pantai Jambak di Kota Padang merupakan salah satu kawasan yang memiliki vegetasi mangrove yang berfungsi sebagai penyangga ekosistem pantai. Namun, tekanan akibat aktivitas manusia dan perubahan lingkungan berpotensi memengaruhi kondisi serta keberlanjutan ekosistem tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi komposisi dan struktur vegetasi mangrove di Pantai Jambak serta menganalisis kondisi regenerasi vegetasi mangrove pada kawasan tersebut. Pengumpulan data melalui observasi lapangan pada plot pengamatan berukuran 5 m². Parameter yang diamati meliputi jenis spesies, jumlah individu, kerapatan, dan distribusi vegetasi mangrove. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat tiga spesies mangrove yang ditemukan, yaitu Avicennia germinans, Rhizophora mangle, dan Rhizophora mucronata Lamk. Total individu mangrove yang tercatat pada seluruh plot pengamatan sebanyak 217 individu dengan rata-rata kerapatan 43,4 individu/m². Tingginya jumlah individu yang ditemukan menunjukkan bahwa proses regenerasi vegetasi mangrove di kawasan Pantai Jambak berlangsung dengan baik dan mencerminkan kondisi ekosistem yang relatif sehat serta produktif. Keberadaan ketiga spesies mangrove tersebut berperan penting dalam menjaga stabilitas lingkungan pesisir dan mendukung keberlanjutan fungsi ekologis kawasan pantai. Oleh karena itu, upaya konservasi dan pengelolaan mangrove perlu terus dilakukan untuk mempertahankan kelestarian ekosistem pesisir Pantai Jambak.




.png)





