Strategi Peningkatan Kinerja Penyuluh Pertanian di Kabupaten Gorontalo Utara
Abstract
Kabupaten Gorontalo Utara memiliki potensi tanaman pangan, namun keterbatasan sarana, SDM, dan teknologi membuat hasilnya belum optimal. Sebagai aktor utama pembangunan pertanian, kinerja penyuluh perlu ditingkatkan melalui strategi yang tepat. Penelitian ini menggunakan SWOT dan QSPM dengan 10 informan kunci untuk mengidentifikasi faktor internal-eksternal dan memprioritaskan strategi. Hasilnya, kekuatan utama ada pada peran BPP, sementara kelemahan terbesar ketidakmerataan pendidikan penyuluh. Strategi ditempatkan pada kuadran agresif dengan prioritas S-O, melalui peningkatan kapasitas berbasis teknologi, optimalisasi BPP, dan sinergi penyuluh–petani, didukung pendidikan, infrastruktur, rekrutmen penyuluh muda, serta digitalisasi, guna membangun sistem penyuluhan profesional, adaptif, berbasis data, dan partisipatif
Downloads
References
Achdiyat, A. (2015). Faktor-faktor Penentu Pengembangan Balai Penyuluhan Pertanian sebagai Simpul Koordinasi Pembangunan Pertanian Wilayah di Kabupaten Cianjur. Jurnal Penyulhan Pertanian, 12(2). https://doi.org/10.51852/jpp.v12i2.427
Annas, F. B., & Wahyuni, E. S. (2024). Analisis Eksistensi Kearifan Lokal Huyula Desa Bongoime Provinsi Gorontalo. Jurnal Penyuluhan, 10(1). https://doi.org/10.25015/penyuluhan.v10i1.9908
Antwi-Agyei, P., & Stringer, L. C. (2021). Improving The Effectiveness Of Agricultural Extension Services In Supporting Farmers To Adapt To Climate Change: Insights From Northeastern Ghana. Climate Risk Management, 32. https://doi.org/10.1016/j.crm.2021.100304
Arifin, M. (2016). Analisis Penerimaan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Bagi Penyuluh Dalam Kegiatan Penyuluhan Pertanian. Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian, 23(2), 1–14. https://doi.org/10.55259/jiip.v23i2.234
Arsyad, A., Zainuddin, A., & Yumna, Y. (2025). Analisis Kinerja Penyuluh Pertanian dan Korelasinya Terhadap Produktivitas Padi Sawah di Kecamatan Walenrang Kabupaten Luwu. Perbal: Jurnal Pertanian Berkelanjutan, 13(1), 76–85. https://doi.org/DOI:10.30605/perbal.v13i1.4713
Banunaek, M. F., Suminah, S., & Karsidi, R. (2017). Pemberdayaan Untuk Meningkatkan Kinerja Penyuluh Pertanian Di Kabupaten Boyolali, Provinsi Jawa Tengah. Jurnal Penyuluhan, 13(2). https://doi.org/10.25015/penyuluhan.v13i2.15169
Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura. (2024). Data Produksi Jagung dan Padi. Dinas Pertanian Kabupaten Gorontalo Utara.
Farida, I., Sumardjo, S., Fatchiya, A., & Tjitropranoto, P. (2023). Peningkatan Kapasitas Penyuluh Pertanian Melalui Literasi Media Cyber Extension. Jurnal Penyuluhan, 19(1), 196–206. https://Doi.Org/10.25015/19202340498
Gitosaputro, S., & Irawan, S. A. (2024). Kontribusi Program Kostratani Dalam Meningkatkan Produktivitas Padi Untuk Mendukung Ketahanan Pangan Di Provinsi Lampung. Jurnal Penyuluhan, 20(2), 323–336. https://doi.org/10.25015/20202450846
Guy, P. B. (2018). Government Fragmentation and Coordination: What Do We Know. Public Administration Review, 78(3), 435–442. https://doi.org/10.1111/puar.12953
Hadi, S., Hazmi, M., Wijaya, I., Akhmadi, A. N., & Wahyudi, M. I. (2021). Optimalisasi Ketersediaan Produk-Produk Pertanian Berbasis Organic Farming Menuju Gaya Hidup Sehat Melalui Sistem Pertanian Terpadu. Agro Kreatif Jurnal Ilmiah Pengabdiam Kepada Masyarakat, 7(1). https://doi.org/10.29244/agrokreatif.7.1.94-105
Harahap, N., & Effendy, L. (2017). Evaluasi penyuluhan pertanian. Jakarta: Pusat Pendidikan Pertanian, Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian. Kementerian Pertanian RI.
Harahap, U. J. (2022). Analisis Kinerja Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Di Kecamatan Padang Bolak Kabupaten Padang Lawas Utara. Universitas Medan Area.
Hernanda, T. A., Fatchiya, A., & Sarma, M. (2015). Tingkat Kinerja Penyuluh Pertanian Di Kabupaten Ogan Komering Ulu (Oku) Selatan. Jurnal Penyulhan Pertanian, 11(1). https://doi.org/10.25015/penyuluhan.v11i1.9937
Hidayati, O., Siregar, H., & Falatehan, A. F. (2017). Konversi Lahan Sawah di Kota Bogor dan Strategi Anggaran dalam Mengendalikannya. Journal of Regional and Rural Development Planning, 1(2). https://doi.org/10.29244/jp2wd.2017.1.2.217-230
Indriana, H., Kinseng, R. A., Tonny, F., Fatchiya, A., Budiarto, T., Rohayati, & Adriana, G. (2019). Dinamika Kelembagaan Pertanian Organik Menuju Pembangunan Berkelanjutan. Sodality: Jurnal Sosiologi Pedesaan, 4(2). https://Doi.Org/10.22500/Sodality.V4i2.13652
Iyoega, R. R., Trilestari, E. W., & Kirana, C. A. D. (2020). Collaborative Governance dalam Pembangunan Sektor Pertanian di Kabupaten Bandung. Perspektif: Review Penelitian Tanaman Industri, 9(1), 55–65. https://doi.org/10.31289/perspektif.v9i1.2864
Jha, K., Doshi, A., Patel, P., & Shah, M. (2019). A comprehensive review on automation in agriculture using artificial intelligence. Artificial Intelligence in Agriculture. Artificial Intelegence in Agriculture, 2, 1–12. https://doi.org/10.1016/j.aiia.2019.05.002
Kadzere, C. T., Poswal, M. A., Nyangiwe, N., & Sonandi, A. (2020). Characteristics of climate-smart and commercially astute agricultural extension professionals. South African Journal of Agricultural Extension (SAJAE), 48(2). https://doi.org/10.17159/2413-3221/2020/v48n2a534
Kamelia, S., Sofyan, M. M., & Tati, T. (2024). Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Di Masa Pandemi Covid-19 Desa Segaran Kecamatan Batujaya Kabupaten Karawang. Spririt Publik: Jurnal Administasi Publik, 19(2), 99–111. https://doi.org/10.20961/sp.v19i2.85205
Komendangi, A., Baruwadi, M., & R, S. A. (2024). Strategi Pengembangan Usahatani Jagung Hibrida Di Desa Kenari Kecamatan Lemito Kabupaten Pohuwato. Ziraa’ah Majalah Ilmiah Pertanian, 49(3). Https://Doi.Org/10.31602/Zmip.V49i3.15486
Kurniawan, M. (2025). Kesenjangan Akses Pendidikan Digital Antar Wilayah Perkotaan dan Pedesaan di Indonesia. Quiz: Journal of Education and Learning, 1(2), 44–53.
Lestari, I. (2024). Keterkaitan Pangan Dan Politik-Ekonomi Global. Gender, Human Development, And Economics. GHDE Journal of Gender Human Development and Economic, 1(2), 130–142. https://doi.org/10.61511/ghde.v1i2.2024.1212
Muileng, Z. F., Amanah, S., & Asngari, P. S. (2018). Persepsi Petani Terhadap Kompetensi Penyuluh Pertanian Tanaman Pangan Di Kabupaten Aceh Utara. Jurnal Penyuluhan, 14(1). https://doi.org/10.25015/penyuluhan.v14i1.17556
Nella, I. G., & Suriani, L. (2024). Efektivitas Penyuluhan Pertanian Oleh Balai Penyuluhan Pertanian (Bpp) Kecamatan Sentajo Raya Kabupaten Kuantan Singingi. JPAR Journal of Public Administration Review, 1(1), 1–13.
Nurfa, M. A., Yanfika, H., Hassanudin, T., & Nikmatullah, D. (2024). Hubungan Antara Pola Komunikasi Penyuluh Pertanian Lapangan dan Efektivitas Kelompok Tani. JPP: Jurnal Penyuluh Pertanian, 19(1), 26–35. https://doi.org/10.51852/jpp.v19i1.694j
Nurida, N., Evahelda, & Sitorus, R. (2024). Peran Penyuluh Pertanian Dalam Pendampingan Petani Milenial. Jurnal Penyuluhan, 3(31), 84–95. https://doi.org/10.25015/20202444448
Nurmayasari, I., Viantimala, B., Gultom, D. T., Yanfika, H., & Mutolib, A. (2020). Partisipasi dan kepuasan petani terhadap kinerja penyuluh pertanian di Kecamatan Palas Kabupaten Lampung Selatan. Mimbar Agribisnis Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis, 6(1), 448–459. http://dx.doi.org/10.25157/ma.v6i1.3230
Pakpahan, T. E., Wicaksono, M., & Hrp, Q. H. (2021). Peran Balai Penyuluhan Pertanian Sebagai Pusat Data Informasi Pertanian Dalam Mendukung Program Kostratani. Jurnal Agribisni Terpadu, 14(1). Https://Doi.Org/10.33512/Jat.V14i1.11458
Puspita, D. I. (2024). Pengaruh Beban Kerja Terhadap Kinerja Pegawai di Inspektorat Daerah Provinsi Jawa Barat. Universitas Pendidikan Indonesia. http://repository.upi.edu/id/eprint/120618
Putri, M. A., Veronice, & Ananda, G. (2022). Persepsi Petani terhadap Kompetensi Penyuluh Pertanian di Kecamatan Payakumbuh, Kabupaten Lima Puluh Kota. Jurnal Penyuluhan, 18(1), 59–74. https://doi.org/10.25015/18202236061
Rahmawati, Baruwadi, M., & Bahua, M. I. (2019). Peran Kinerja Penyuluh Dan Efektivitas Pelaksanaan Penyuluhan Pada Program Intensifikasi Jagung. Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian (JSEP), 15(1), 56–70. https://doi.org/10.20956/jsep.v15i1.6342
Rangkuti, F. (2015). Analisis SWOT Teknik Membedah Kasus Bisnis. Gramedia Pustaka Utama.
Rosmalah, S., Rayuddin, Hartati, & Sufa, B. (2023). Hubungan Karakteristik Penyuluh Dengan Kinerja Penyuluh Di Kecamatan Sampara Kabupaten Konawe. Jurnal Penyuluhan, 19(1), 130–140. https://doi.org/10.25015/19202342725
Rospina, P., Sumardjo, S., Fatchiya, A., & Anwas, O. (2022). Faktor-Faktor yang Memengaruhi Kapasitas dan Kemandirian Belajar Penyuluh melalui E-Learning. Jurnal Penyuluhan, 8(1), 144–154. https://doi.org/10.25015/18202232739
Rupa, M. (2024). Kinerja Penyuluh Pertanian: Faktor Penentu Keberlanjutan Program Pertanian di Indonesia. JPKPP Jurnal Penyuluhan Dan Komunikasi Pertanian, 1(2), 23–35.
Sakir, I. M., & Desinta. (2025). Pemanfaatan Media Sosial dalam Penyebaran Informasi Konservasi Lingkungan kepada Petani Rawa Lebak. Jurnal Penyuluhan, 21(1), 51–61. https://doi.org/10.25015/21202551716
Saleh, Y., Boekoesoe, Y., Wibowo, S. L., R, S. A., Tolinggi, W. K., & Hippy, M. Z. (2024). The Role Of Social Capital As A Mediator Of The Effectiveness Of Counseling On Innovative Behavior In Increasing Corn Farmers’ Income In Bone Bolango Regency. Jurnal Agromix, 15(2), 164–172. https://doi.org/10.35891/agx.v15i2.4362
Setiawan, Y., Lestari, E., & Suwarto, S. (2023). Peran Kelembagaan Pertanian Dalam Pengembangan Usaha Tani Biofarmaka (Studi Kasus Di Desa Trosono, Kecamatan Parang, Kabupaten Magetan). Agritexts Journal of Agricultural Extension, 4(2). https://doi.org/Https://Doi.Org/10.20961/Agritexts.V47i2.90523
Setyorini, H., Effendi, M., & Santoso, I. (2016). Analisis Strategi Pemasaran Menggunakan Matriks SWOT dan QSPM (Studi Kasus: Restoran WS Soekarno Hatta Malang). Industria: Jurnal Teknologi Dan Manajemen Agroindustri, 5(1), 46–53. https://doi.org/https://doi.org/10.21776/ub.industria.2016.005.01.6
Sugiarto, M., Wakhidati, Y. N., & Gandasari, D. (2025). Kompetensi Penyuluh Pertanian untuk Pemberdayaan Peternak Sapi Potong di Kabupaten Banjarnegara. Jurnal Penyuluhan, 21(1), 10–23. https://doi.org/10.25015/21202552492
Sugiyono. (2016). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. PT. Alfabet.
Suryana, N. K., & Ningsih, D. S. (2018). Peran Penyuluh Pertanian Dalam Pemberdayaan Kelompok Tani (Studi Kasus Kelompok Tani Subur Di Desa Karang Agung Kabupaten Bulungan). Jurnal Borneo Humaniora, 1(1). https://doi.org/https://doi.org/10.35334/borneo_humaniora.v1i1.862
Tapi, T., Mikhael, & Makabori, Y. Y. (2024). Transformasi Penyuluhan Pertanian Menuju Society 5.0: Analisis Peran Teknologi Informasi dan Komunikasi. Journal of Sustainable Agriculture Extension, 2(1), 37–47. https://doi.org/https://doi.org/10.47687/josae.v2i1.820
Untari, F. D., Sasono, D., & Effendy, L. (2022). Partisipasi Anggota Kelompok Tani Dalam Pengembangan Usahatani Hortikultura Di Kecamatan Pacet Kabupaten Cianjur. Jurnal Penyuluhan, 18(1), 87–104. https://doi.org/https://doi.org/10.25015/18202236031
Yusneli, S., & Tanjung, H. B. (2021). Faktor- Faktor Yang Mempengaruhi Kompetensi Penyuluh Pertanian Di Kabupaten Pasaman. Jurnal Niara, 14(1), 26–34. https://doi.org/https://doi.org/10.31849/niara.v14i2.5829

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
















1.png)

