Persepsi Petani Terhadap Manfaat Urban Farming di Kecamatan Umbulharjo Kota Yogyakarta
Abstract
Kota Yogyakarta yang dikenal sebagai kota pelajar dan tempat destinasi wisata populer membuat kota ini mengalami alih fungsi lahan pertanian ke non pertanian. Hal ini membuat pertanian perkotaan menjadi salah satu pilihan untuk menjaga ketahanan pangan. Urban farming atau pertanian perkotaan semakin berkembang sebagai solusi terhadap keterbatasan lahan pertanian di daerah urban. Di Kecamatan Umbulharjo, Kota Yogyakarta, urban farming telah diterapkan oleh sebagai alternatif dalam meningkatkan ketahanan pangan dan kesejahteraan ekonomi. Tujuan penelitian ini mengkaji persepsi petani mengenai manfaat urban farming untuk meningkatkan ketahanan pangan dan kesejahteraan. Namun penerapan urban farming di Kecamatan Umbulharjo masih menghadapi berbagai tantangan, seperti keterbatasan lahan kurangnya akses terhadap teknologi pertanian modern, serta rendahnya pemahaman masyarakat mengenai manfaat yang dapat diperoleh. Persepsi petani terhadap urban farming menjadi faktor kunci dalam keberhasilan program ini, karena pandangan petani akan menentukan sejauh mana teknologi ini diterima dan diterapkan dalam skala lebih luas. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan skala likert (1-4) untuk menilai persepsi petani. Hasil penelitian menunjukkan bahwa responden sangat setuju bahwa urban farming memberikan manfaat sosial dan berada pada kategori setuju untuk manfaat ekonomi dan lingkungan.
Downloads
References
Alves, D., de O., de Oliveira, & Mühl, D. (2024). Commercial urban agriculture for sustainable cities. Cities. DOI:10.1016/j.cities.2024.105017
Astuti, F. A., & Gomareuzzaman, M. (2018). Urban Farming di Kampung Jlagran Kota Yogyakarta. https://tl.upnyk.ac.id/berita/urban-farming-di-kampung-jlagran-kota-yogyakarta#:~:text=Jenis%20tanaman%20yang%20digunakan%20dalam,untuk%20mengulangnya%20kembali%20secara%20mandiri.&text=Warga%20yang%20mengikuti%20rangkaian%20kegiatan,privat%20dan%20menikmati%20segala%20manfaatnya.
BPS. (2023a). Penduduk, Laju Pertumbuhan Penduduk, Distribusi Persentase Penduduk, Kepadatan Penduduk, Rasio Jenis Kelamin Penduduk Menurut Kabupaten/Kota di Provinsi DI Yogyakarta, 2023. BPS Provinsi DI Yogyakarta (Hasil Proyeksi Penduduk Hasil Sensus Penduduk 2020)
BPS. (2023b). Statistik Daerah Kota Yogyakarta 2023. Badan Pusat Statistik Kota Yogaykarta.
BPS. (2024). Indikator Kesejahteraan Rakyat. https://Www.Bps.Go.Id/Publication/2024/02/28/197a2aefb89b2e021b164e12/Indikator-Kesejahteraan-Rakyat-2024.Html.
C, D., Kulathunga, S., & Udawaththa, C. (2024). Urban Farms for Neighborhood Improvement and Social Well-being of Urban Areas in Kandy. Proceedings of the International Forestry and Enviroment Symposium. https://doi.org/10.31357/fesympo.v27.7151
Dinas Pertanian dan Pangan Kota Yogyakarta. (2023). Luas Lahan Sawah dan Bukan Sawah menurut Kecamatan di Kota Yogyakarta (hektar) Tahun 2023. Satu Data Indonesia.
Fadila, I., Dinar, S. I., & Manumono, D. (2024). Partisipasi Masyarakat dalam Mendukung Pertanian Perkotaan di Kemantren Umbulharjo Kota Yogyakarta. Agroforetech, 2(4), 1756–1765.
FAO. (2013). The state of food and agriculture. Food and Agriculture Organization of the United Nations.
Konou, A., Zinsou-Klassou, K., Mwakalinga, V. M., Munyaka, J.-C. B., Mbianda, A. F. K., & Chenal, J. (2024). Exploring Urban Agricultural Practices’ Association with Farmers’ Psychosocial Well-Being in Dar Es Salaam and Greater Lomé. A Perceptual Study. https://doi.org/10.3390/su16166747
Krishnaveni, S. A., Malathi, G., Devi, T. S., Gomadhi, G., Gomadhi, G., Senthilkumar, T. M. A., Kumar, G. S., Prabhavathi, S. J., Devi, T. S., & Ramasamy, M. (2024). Urban Agriculture: Exploring Its Potential, Challenges, and Socio-Economic Impacts. Ournal of Scientific Research and Reports, 30(10), 54–64. DOI: 10.9734/jsrr/2024/v30i102430
Mathew, R. M., & Gopinathan Sarojini, S. (2024). Views on urban agriculture (UA) benefits: A perspective from Thiruvananthapuram’s urban non-agricultural practitioners. International Journal of Agriculture Extension and Social Development, 7(10), 15–19. https://www.doi.org/10.33545/26180723.2024.v7.i10a.1182
Mntambo, B. (2024). The Social, Economic, and Policy Impacts of Urban and Peri-Urban Agricultur. 134–150.
Rinawati. (2024). Peran Perempuan dalam Penerapan Urban Farming untuk Meningkatkan Ketahanan Pangan dan Ketangguhan Keluarga di Kelurahan Pasie Nan Tigo dan Padang Sarai. Eksasakti Jurnal Penetilian Dan Pengandian, 4(2), 730–737. https://doi.org/10.31933/ejpp.v4i2.1186
Sapkale, H. C., & Sonawane, M. A. (2024). The role of urban agriculture in food security: a study on entrepreneurial strategies for sustainable food systems. Deleted Journal, 7(4), 158–162. https://doi.org/10.62823/IJARCMSS/7.4(I).7051
Sebayang, V. B., Manalu, D. S. T., Kuntari, W., Pratama, A. J., Dewi, H., & Tambajong, D. D. (2022). Community Perceptions And The Role Of Urban Farming In Reducing Household Daily Consumption Costs. Journal of Integrated Agribusiness, 4(2), 9–19. https://doi.org/10.33019/jia.v4i2.3380
Syabrina, E., Rosmaina, R., Dani, R., Purwati, P., & Sari, N. H. (2022). Persepsi dan Minat Masyarakat Terhadap Urban Farming di Kota Pekanbaru. JIA (Jurnal Ilmiah Agribisnis) : Jurnal Agribisnis Dan Ilmu Sosial Ekonomi Pertanian, 7(5), 166–172. https://doi.org/10.37149/jia.v7i5.100.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
















1.png)

