TINGKAT KESEJAHTERAAN PETANI BAWANG MERAH DI DESA LAMONGAN KECAMATAN ARJASA KABUPATEN SITUBONDO

  • Sulistyaningsih Sulistyaningsih Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Sains dan Teknologi, Universitas Abdurachman Saleh Situbondo
  • Fitratun Nikmatul Khoiriyah Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Sains dan Teknologi, Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Abstract

Bawang merah merupakan bahan pokok dimana permintaannya selalu meningkat. Permintaan yang bertambah membuat produksi juga semakin bertambah. Hal ini tertunya membuat kehidupan petani bawang merah semakin sejahtera. Kesejahteraan petani tidak hanya bisa dilihat dari pemenuhan kebutuhan saja, namun bisa dilihat berdasarkan indikator tahapan keluarga sejahtera. Dari uraian tersebut sangat menarik untuk dijadikan pokok permasalahan yaitu tingkat kesejahteraan petani bawang merah di Desa lamongan Kecamatan Arjasa Kabupaten Situbondo jika dilihat berdasarkan indikator Tahapan Keluarga Sejahtera menurut BKKBN. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa tingkat kesejahteraan petani bawang merah di Desa Lamongan Kecamatan Arjasa Kabupaten Situbondo jika dilihat berdasarkan indikator Tahapan Keluarga Sejahtera menurut BKKBN. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Februari-Maret 2022. Daerah penelitian ditentukan secara sengaja (purposive) yaitu di Desa Lamongan Kecamatan Arjasa Kabupaten Situbondo. Penelitian ini menggunakan metode penelitian analisis deskriptif dan kuantitatif. Analisis data menggunakan analisis Tabulasi silang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kesejahteraan petani bawang merah di Desa Lamongan Kecamatan Arjasa Kabupaten Situbondo berada pada tahapan Keluarga Sejahtera II (KS II).

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ajie Muhammadsyah, Puwadi, Fahmi W. Kifli. 2016. Usahatani Bawang Merah Di Kecamatan Kretek Kabupaten Bantul. Jurnal Masepi, Vol. 1, No.2, Oktober 2016

Badan Pusat Statistik. (2021). Distribusi 17 Sektor Utama Terhadap PDB Nasional (TW II-2021). Badan Pusat Statistik.

BKKBN. 2012. Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasioanal. BKKBN: Jakarta.

Fahrudin. 2012. Pengantar Kesejahteraan Sosial. Rafika Aditama: Bandung.

Fahrudin. 2014. Pengantar Kesejahteraan Sosial. Rafika Aditama: Bandung.

Fauzan, M. 2016. Analisis Efisiensi Usahatani Bawang Merah di Sentra Produksi Kabupaten Bantul. Laporan Akhir Penelitian Kopertis V. Universitas Muhammadiyah Yogyakarta. Yogyakarta.

Khaliq, A. J. A., & Boz, İ. (2018). The Role Of Agriculture In The Economy Of Afghanistan. 2nd International Conference on Food and Agricultural Economics, 192–198.

Linda Baharudin.2021. Analisis Pendapatan dan Tingkat Kesejahteraan Petani Bawang Merah Lokal Topo di Kelurahan Afa-Afa Kecamatan Tidore Utara Kota Tidore Kepulauan. Jurnal BIOSAINSTEK. Vol. 3 No. 1, 46–52.http://www.jurnal.unmu.ac.id/index.php/BIOSAINTEK

Mahmud. 2011. Metode Penelitian Pendidikan. Pustaka Setia: Bandung.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 2009 tentang Kesejahteraan Sosial. Lembaran Negara Repubik Indonesia Tahun 2009 Nomor 12. Jakarta.
Published
2022-11-16
How to Cite
SULISTYANINGSIH, Sulistyaningsih; KHOIRIYAH, Fitratun Nikmatul. TINGKAT KESEJAHTERAAN PETANI BAWANG MERAH DI DESA LAMONGAN KECAMATAN ARJASA KABUPATEN SITUBONDO. AGRIBIOS, [S.l.], v. 20, n. 2, p. 288-294, nov. 2022. ISSN 2723-7044. Available at: <https://unars.ac.id/ojs/index.php/agribios/article/view/2412>. Date accessed: 12 june 2024. doi: https://doi.org/10.36841/agribios.v20i2.2412.
Section
Articles