KUALITAS FISIK HASIL PENGERINGAN JAGUNG SEBAGAI BAHAN PAKAN MENGGUNAKAN MESIN VERTICAL DRYER

  • Survidia Nur Laboratorium Teknologi dan Industri Pakan, Fakultas Peternakan Universitas Hasanuddin, Makassar
  • M Fadhlirrahman Latief Laboratorium Teknologi dan Industri Pakan, Fakultas Peternakan Universitas Hasanuddin, Makassar
  • Abdul Alim Yamin Laboratorium Teknologi dan Industri Pakan, Fakultas Peternakan Universitas Hasanuddin, Makassar
  • Jasmal Ahmari Syamsu Fak Peternakan Universitas Hasanuddin Makassar

Abstract

Pengeringan merupakan proses penurunan kadar air sampai batas tertentu sehingga dapat menghambat laju kerusakan biji jagung. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui kualitas jagung pipil serta standar sebagai bahan pakan yang terdapat di pabrik pengering pakan. Tahapan penelitian yaitu pengambilan sampel awal, penimbangan sampel, pemeriksaan kadar air dan karakteristik fisik (biji berjamur, biji rusak, biji pecah, biji berlubang dan benda asing) dan proses pengeringan. Penelitian ini menggunakan analisis deskriptif, Uji T dua sampel berpasangan dan Analisis regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik fisik jagung pipil dengan waktu pengeringan sampai dengan 330 menit menghasilkan rata-rata persentase biji berjamur sebesar 1,5% biji rusak 1,94%, biji pecah 1,67%, biji lubang 0,08% dan benda asing 0,39%. Hasil Uji T menunjukkan bahwa terdapat pengaruh waktu pengeringan terhadapat karakteristik fisik jagung pipil yang dikeringkan. Proses pengeringan memiliki pengaruh yang yang tidak signifikan terhadap biji berjamur, biji rusak, biji pecah, biji lubang dan benda asing, tetapi berpengaruh terhadap kadar air.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Adiputra, R. 2020. Evaluasi penanganan pasca panen yang baik pada jagung (Zea mays). Agro Wiralodra 3 (1):23-28.

Aqil, M. 2010. Pengembangan metodologi untuk penekanan susut hasil pada proses pemipilan jagung. Jurnal Litbang Pertanian 29 (3): 464-472.

Badan Standarisasi Nasional-BSN. 2013. Jagung - Bahan Pakan Ternak. SNI 4483:2013. Badan Standarisasi Nasional. Jakarta.

Botelho, F. M., Corrêa, P. C., Martins, M. A., Botelho, S. D. C. C., and Oliveira, G. H. H. D., 2013. Effects of the mechanical damage on the water absorption process by corn kernel. Food Science and Technology 33: 282-288.

Bowen, K. L., Flanders, K. L., Hagan, A. K., and Ortiz, B., 2014. Insect damage, aflatoxin content, and yield of bt corn in Alabama. Journal of Economic Entomology 107 (5): 1818-1827.

Chen, Z., Wassgren, C., and Ambrose, X., 2020. Measured damage resistance of corn and wheat kernels to compression, friction, and repeated impacts. Journal Pre-Proof 380: 638-648.

Coradi, P. C., Maldaner, V., Lutz E., Daí, P. V. D. S., and Teodoro, P. E., 2020. Influences of drying temperature and storage conditions for preserving the quality of maize postharvest on laboratory and field scales. Scientific Reports 10 (1): 1-15.

Edi, D. N. 2021. Bahan pakan alternatif sumber energi untuk subtitusi jagung pada unggas. Jurnal Peternakan Indonesia (Indonesian Journal of Animal Science) 23 (1): 43-61.

Fajar, A., Latief, M. F., dan Syamsu, J. A., 2021. The Assessment of corn quality as feed ingredients received at an animal feed mill. Journal of Research in Agriculture and Animal Science 8 (8): 32-37.

Firmansyah, I. U., 2009. Teknologi pengeringan dan pemipilan untuk perbaikan mutu biji jagung. Jurnal Litbang Pertanian 22 (3): 330-342.

Fitra, W., 2015. Pengaruh temperatur udara terhadap waktu pengeringan biji jagung dengan menggunakan alat fluidized bed. Disertasi, Universitas Mataram.

Lucas, L., Zimmerman, D., dan Hudman, D., 1965. Corn Kernel Damage. The University of Nebraska. Breeding Herd Management.

Murni, A. M., dan Arief, R. W., 2008. Teknologi Budidaya Jagung. Bogor.

Ni, X., Wilson J. P., Buntin, G. D., Guo, B, Krakowsky, M. D., Lee, R. D., and Schmelz, E. A., 2011. Spatial patterns of aflatoxin levels in relation to ear feeding insect damage in pre-harvest corn. Toxins 3(7): 920-931.

Nurmayani, W., J. A. Syamsu., S. Purwanti. 2022. Potensi Putri Malu (Mimosa pudica) sebagai Penghambat Aflatoksin pada Jagung Pipilan. Jurnal Peternakan Indonesia JPI Vol. 24 (1): 87-94

Rodrigues, S. I. F. C, Stringhini J. H., Ribeiro A. M. L., Pontalti G. C., Mc Manus C. M., 2014. Quality assessment of corn batches received at a Feed Mill in the Brazilian Cerrado. Brazillian Journal of Poultry Science 16 (3): 233-240.

Sundari, S. 2016. Identifikasi jamur pada jagung sebagai bahan baku pakan di Peternakan Tunas Muda Desa Tasikmadu Kecamatan Palang Kabupaten Tuban. Disertasi. Universitas Airlangga.

Tumbel, N., Pojoh, B., Manurung, S., dan Riset, B., 2016. Rekayasa alat pengering jagung sistem rotary. Jurnal Penelitian Teknologi Industri 8 (2): 107-11.

Yasothai, R., 2020. Factors affecting grain quality: A Review. International Journal of Current Microbiology and Applied Sciences 9 (9): 205-210.
Published
2022-11-02
How to Cite
NUR, Survidia et al. KUALITAS FISIK HASIL PENGERINGAN JAGUNG SEBAGAI BAHAN PAKAN MENGGUNAKAN MESIN VERTICAL DRYER. AGRIBIOS, [S.l.], v. 20, n. 2, p. 171-178, nov. 2022. ISSN 2723-7044. Available at: <https://unars.ac.id/ojs/index.php/agribios/article/view/2280>. Date accessed: 12 june 2024. doi: https://doi.org/10.36841/agribios.v20i2.2280.
Section
Articles