Unars, Situbondo, TINJAUAN YURIDIS ATAS PERAN PENDAMPING DALAM MENJAGA ASAS KERAHASIAAN SUARA PENYANDANG DISABILITAS NETRA (STUDI LITERATUR REGULASI)
Abstract
Pemenuhan asas kerahasiaan suara bagi penyandang disabilitas netra merupakan bagian penting dalam penyelenggaraan pemilu yang inklusif dan berkeadilan. Namun, praktik pendampingan pemilih disabilitas netra masih menimbulkan permasalahan, khususnya terkait batasan peran pendamping yang berpotensi melanggar asas kerahasiaan suara. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman yuridis mengenai peran pendamping dalam menjaga kerahasiaan suara penyandang disabilitas netra. Pengabdian dilaksanakan dengan pendekatan edukatif-partisipatif melalui kegiatan sosialisasi dan diskusi sebanyak empat kali pertemuan di Bawaslu Kabupaten Situbondo. Metode yang digunakan meliputi pemaparan materi berbasis studi literatur regulasi kepemiluan, diskusi partisipatif, dan observasi kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kesadaran hukum mitra mengenai asas kerahasiaan suara serta pemahaman bahwa pendamping berperan sebagai fasilitator teknis yang bersikap netral dan tidak memengaruhi pilihan pemilih. Kegiatan ini berkontribusi dalam memperkuat kapasitas mitra guna mendukung penyelenggaraan pemilu yang inklusif dan demokratis bagi penyandang disabilitas netra.
Kata Kunci : Pemilu, disabilitas netra, kerahasiaan suara, pendamping pemilih
Pemberitahuan Hak Cipta
Penulis yang naskahnya diterbitkan pada Jurnal Abdi Publik menyetujui ketentuan berikut:
- Penulis tetap memegang hak cipta atas karyanya dan memberikan jurnal hak publikasi pertama. Karya ini disebarluaskan secara serentak di bawah lisensi Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC BY-SA 4.0), yang mengizinkan pihak lain untuk membagikan dan mengadaptasi karya tersebut dengan syarat memberikan pengakuan/kredit yang sesuai kepada penulis dan mencantumkan tautan publikasi awalnya di jurnal ini.
- Penulis dapat membuat perjanjian kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi artikel yang telah diterbitkan oleh jurnal (misalnya, mengunggahnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan syarat mencantumkan pengakuan yang jelas atas publikasi awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk membagikan karya mereka secara online (misalnya, di repositori institusional atau di situs web pribadi) sebelum dan selama proses pengiriman naskah. Hal ini terbukti dapat mendorong pertukaran ilmiah yang produktif serta meningkatkan jumlah kutipan (sitasi) yang lebih awal dan lebih luas dari karya yang telah diterbitkan.
