Unars, Situbondo, Membangun Pola Leadership dengan Program Pelatihan Soft Skills pada Mahasiswa Generasi Milenial dan Gen Z di Organisasi Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan kemampuan kepemimpinan pada mahasiswa Generasi Z melalui program pelatihan soft skills. Mengingat karakteristik unik dari Generasi Z seperti keterampilan digital yang tinggi dan pendekatan kolaboratif, program ini dirancang untuk memperkuat aspek komunikasi, kerjasama tim, dan pemecahan masalah. Metode penelitian mencakup tiga tahap utama: Identifikasi Kebutuhan Pelatihan, Desain Program Pelatihan, dan Implementasi serta Evaluasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan ini efektif dalam meningkatkan kompetensi kepemimpinan mahasiswa. Evaluasi dilakukan melalui metode pre-test dan post-test. Hasilnya, skor rata-rata keterampilan komunikasi meningkat dari 60 menjadi 85 (41.67%), kerjasama tim dari 65 menjadi 90 (38.46%), pemecahan masalah dari 70 menjadi 88 (25.71%), dan pemanfaatan teknologi dari 75 menjadi 92 (22.67%). Dengan demikian, program ini berhasil memenuhi kebutuhan khusus dari mahasiswa Generasi Z, mempersiapkan mereka sebagai pemimpin masa depan yang lebih adaptif dan kompeten. Rekomendasi untuk pengembangan lebih lanjut mencakup integrasi proyek nyata, mentorship, penggunaan teknologi canggih, dan fokus pada pengembangan keterampilan interpersonal.
Kata Kunci: Generasi Z, kepemimpinan, soft skills
Pemberitahuan Hak Cipta
Penulis yang naskahnya diterbitkan pada Jurnal Abdi Publik menyetujui ketentuan berikut:
- Penulis tetap memegang hak cipta atas karyanya dan memberikan jurnal hak publikasi pertama. Karya ini disebarluaskan secara serentak di bawah lisensi Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC BY-SA 4.0), yang mengizinkan pihak lain untuk membagikan dan mengadaptasi karya tersebut dengan syarat memberikan pengakuan/kredit yang sesuai kepada penulis dan mencantumkan tautan publikasi awalnya di jurnal ini.
- Penulis dapat membuat perjanjian kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi artikel yang telah diterbitkan oleh jurnal (misalnya, mengunggahnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan syarat mencantumkan pengakuan yang jelas atas publikasi awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk membagikan karya mereka secara online (misalnya, di repositori institusional atau di situs web pribadi) sebelum dan selama proses pengiriman naskah. Hal ini terbukti dapat mendorong pertukaran ilmiah yang produktif serta meningkatkan jumlah kutipan (sitasi) yang lebih awal dan lebih luas dari karya yang telah diterbitkan.
