BUDAYA LITERASI DI INDONESIA
Abstract
Permasalahan yang dibahas dalam pengabdian ini adalah rendahnya budaya literasi di Indonesia yang sudah ditunjukkan dalam hasil survei yang dilakukan oleh beberapa lembaga baik nasional maupun internasional. Tujuan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan budaya literasi di Indonesia khususnya di lingkungan mahasiswa/ siswa. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah metode presentasi dan ceramah dengan memberikan bimbingan dan sosialisasi serta pemahaman kepada mahasiswa tentang pentingnya budaya literasi bagi masyarakat khususnya bagi generasi muda termasuk mahasiswa maupun pelajar. Hasil dari pengabdian ini menunjukkan bahwa ada peningkatan pengetahuan dan budaya literasi di kalangan generasi mudah khususnya mahasiswa dan pelajar.
Kata Kunci: Budaya, Literasi
Pemberitahuan Hak Cipta
Penulis yang naskahnya diterbitkan pada Jurnal Abdi Publik menyetujui ketentuan berikut:
- Penulis tetap memegang hak cipta atas karyanya dan memberikan jurnal hak publikasi pertama. Karya ini disebarluaskan secara serentak di bawah lisensi Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC BY-SA 4.0), yang mengizinkan pihak lain untuk membagikan dan mengadaptasi karya tersebut dengan syarat memberikan pengakuan/kredit yang sesuai kepada penulis dan mencantumkan tautan publikasi awalnya di jurnal ini.
- Penulis dapat membuat perjanjian kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi artikel yang telah diterbitkan oleh jurnal (misalnya, mengunggahnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan syarat mencantumkan pengakuan yang jelas atas publikasi awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk membagikan karya mereka secara online (misalnya, di repositori institusional atau di situs web pribadi) sebelum dan selama proses pengiriman naskah. Hal ini terbukti dapat mendorong pertukaran ilmiah yang produktif serta meningkatkan jumlah kutipan (sitasi) yang lebih awal dan lebih luas dari karya yang telah diterbitkan.