UPT Perpustakaan UNARS Gelar Workshop Menulis Kreatif

Di era telematika seperti saat sekarang dimana segala bentuk komunikasi telah terdigitalisasi maka kemampuan dalam mengartikulasikan peristiwa , pengalaman dan pengetahuan, selayaknya menyesuaikan dengan perkembangan tekhnologi terbaru. Ketika berbagai macam informasi di transmisikan melalui jaringan internet ,maka kecakapan literasi digital merupakan pondasi pengetahuan bagi siapapun yang berinteraksi didalam ekosistem sibernetika sehingga kemampuan mengartikulasikan gagasan, wawasan, pengalaman keseharian ke dalam medium digital yang berbasis teks tentu harus senantiasa terus diasah. Melihat fakta indeks literasi masyarakat yang rendah utamanya dalam hal menyatakan gagasan secara tekstual ( tertulis ) tidaklah mengherankan jika kanal kanal media sosial lebih banyak berisi kebiasaan tutur daripada berupa gagasan tertulis, tulisan kreatif , analisa tekstual, catatan peristiwa , ataupun pengalaman personal yang bersifat edukatif. Jika hal ini berlangsung terus menerus maka bukan tidak mungkin indeks literasi masyarakat tidak akan semakin meningkat tetapi justru akan menggiring masyarakat pada kedangkalan berfikir dan tumpulnya kemampuan menganalisa suatu persoalan.

Salah satu jalan untuk meningkatkan kecakapan literasi guna mentransformasikan gagasan , pengetahuan dan pengalaman adalah dengan cara menuliskannya. Melalui tulisan , segala bentuk pengalaman dan pengetahuan tersebut akan terdistribusi lebih luas, tersimpan dan dapat dipelajari . Terlebih di era sibernetika seperti saat ini dimana kemampuan daya sebar yang dimiliki media sosial melalui tekhnologi internet telah sedemikian cepat. Sayangnya, kecakapan literasi dasar seperti kecakapan menulis baik tulisan kreatif yang bersifat imajinatif kreatif ataupun tulisan deskriptif analitis masih menjadi kendala sebagian besar masyarakat, termasuk didalamnya pelajar dan mahasiswa. Jika dalam kecakapan literasi dasar seperti menulis masih rendah , lalu bagaimana menghadapi interaksi ruang maya yang mensyaratkan kecakapan literasi digital ?

Menilik persoalan diatas, UPT Perpustakaan UNARS menggelar Workshop Menulis Kreatif dan Temu Penulis yang diselenggarakan pada Senin, 08 Agustus 2022 bertempat di Aula Kampus I dengan menghadirkan Raisa Izzati ( Penulis ), Moh Farhan ( Pimred Takanta.id ) , Sainur Rasyid ( Direktur Basish Publishing ) . kegiatan ini terbagi dalam dua sesi , yakni sesi I berupa Talk Show dan Sesi II berupa Workshop Menulis Kreatif . Dalam sesi talk show , ketiga pembicara berbagi pengetahuan dan pengalaman sesuai dengan ruang lingkup masing masing. Sebagai penulis , Raiza memyampaikan presentasi seputar tips dalam menulis dilanjutkan dengan Moh Farhan yang menyampaikan presentasi tentang pengelolaan media publishing digital (media online ) , dan Sainur Rasyid mengakhiri sesi talk show dengan menyampaikan presentasi tentang alur produksi penerbitan buku. Sesi kedua berupa Workshop Menulis Kreatif yang dikemas dalam bentuk permainan (gamifikasi )

Kegiatan Workshop Menulis Kreatif dan Temu Penulis bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada peserta baik pelajar dan mahasiswa bahwa menulis kreatif dapat dilakukan dengan meretas ide ide sederhana yang ada disekitar, atau melalui pengalaman keseharian yang menarik minat kita. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk memberikan pemahaman bahwa menulis dapat menjadi sarana rekreasional yang menyenangkan dimana seseorang dapat mengekspresikan pikiran dan perasaannya baik berupa tulisan kreatif imajinatif ataupun deskriptif analitis. Kegiatan yang digelar dalam rangka merayakan Dies Natalies UNARS ke -41 ini dihadiri oleh perwakilan pelajar SMA se Kabupaten Situbondo dan mahasiswa UNARS.

(W.Aves)

https://www.youtube.com/watch?v=WcwAdVDt9dU&t=566s
Workshop Menulis Kreatif dan Temu Penulis UPT PERPUSTAKAAN UNARS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *